Suara.com - Baru-baru ini warganet dihebohkan dengan video pengawalan sebuah iring-iringan pengantin menggunakan mobil ambulans.
Video ambulans mengawal pengantin itu menuai cibiran warganet karena dianggap tidak peka dengan situasi pandemi saat ini.
Dalam video berdurasi satu menit 35 detik yang dibagikan oleh akun Twitter @AREAJULID, iring-iringan mobil pengantin tengah menyusuri jalan raya.
Di belakang mereka ada sebuah ambulans yang menyalakan sirine yang biasa digunakan sebagai tanda darurat.
Namun begitu ditelusuri lagi, ambulans tersebut ternyata turut berhenti di lokasi resepsi pesta pernikahan.
Bukan hanya ambulans, dua orang yang mengenakan alat pelindung diri (APD) pun tampak turun dari mobil putih itu untuk membuka pintu belakang.
Begitu pintu ambulans dibuka, bukan pasien ataupun alat kesehatan yang diperlihatkan. Ambulans itu ternyata digunakan untuk membawa beberapa paket seserahan yang diduga milik pengantin dalam resepsi tersebut.
Ironisnya, kendati iring-iringan tersebut mengenakan ambulans dan APD, namun ternyata beberapa orang dalam lokasi resepsi terekam kamera tidak mengindahkan protokol kesehatan dengan tidak menjaga jarak dan tidak mengenakan masker.
Kontan, peristiwa itu menuai reaksi keras dari warganet. Mereka menilai orang-orang dalam video itu tidak memiliki kepekaan terhadap situasi darurat di tengah pandemi virus corona seperti saat ini.
Baca Juga: Top 5 SuaraJogja: Ambulans Angkut Seserahan hingga APK Kustini-Danang Viral
Simak videonya DI SINI.
"Lamaran dikawal ambulans dan dipakai buat bawa hantaran mas kawin. Situasi normal aja ini enggak lucu apalagi di situasi kayak begini," tulis admin @AREAJULID.
"Gue mikirnya ini kayak enggak ada hatinya sih, di kondisi normal saja banyak orang enggak ketolong perkara kehabisan ambulans. Ini lagi pandemi itu benda malah dipakai buat yang begini-begini. Gue enggak tahu aturan atau bayaran dan sebagainya soal ini sih, cmiiw kalau gue salah," komentar @sampah_zip.
"Jadi ingat mas-mas di Facebook yang bayinya meninggal dan pihak rumah sakit enggak nyediain ambulans. Alhasil pakai Gojek kalau enggak salah. Ini ambulans nganggur segitu banyak dong, sampai bisa dipakai buat bawa mahak kayak begini. Betapa indahnya negeriku ini," sindir akun @madebys8n.
"Apakah ada kemungkinan kalau ambulans-nya bakal balik lagi dengan APD ke rumah itu? Namun tujuannya beda, bukan bawa hantaran tapi bawa manusia yang dihampiri coronces. Pengen foa begini takut kualat gue," tulis @tar0latte.
Berita Terkait
-
Top 5 SuaraJogja: Ambulans Angkut Seserahan hingga APK Kustini-Danang Viral
-
Video Ambulans Angkut Seserahan Pernikahan Viral, Warganet Geregetan
-
Heboh Ambulans Pembawa Korban Kecelakaan Malah Diajak Balapan Mobil Innova
-
BEM SI Demo UU Cipta Kerja, Ambulans Mulai Disiagakan di Lokasi
-
Ambulans yang Ditembak di Cikini Bukan Milik Tim Medis Muhammadiyah
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Demo Mahasiswa Jadi Berkah Ramadan, Pedagang Starling Raup Cuan 3 Kali Lipat
-
Lalai Awasi Kasus Hogi Minaya, Mantan Kapolresta Sleman Dicopot dari Jabatan
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa