Suara.com - Beredar di media sosial, video yang merekam momen penggusuran sebuah makam berikut pemindahan jenazahnya. Kejadian tersebut sontak menuai perhatian. Sebab alasan penggusurannya ditengarai hanya karena masalah sepele saja.
Akun Instagram @manaberita pada Kamis (22/10/2020) membagikan kabar soal makam yang dibongkar secara paksa ini.
Dalam video yang beredar, terlihat segerombolan massa berkerumun di kompleks makam. Beberapa dari mereka berusaha membongkar makam dan mengeluarkan jezanah di dalamnya.
Setelah berhasil dikeluarkan, jenazah itu langsung diangkut menuju tempat lainnya. Pemindahannya diiringi doa-doa.
Menurut informasi yang beredar, penggusuran makam tersebut dilakukan atas intruksi Pak Kampong Seman.
Pak Kampong Seman memerintahkan agar kuburan almarhum Khotija dibongkar dan jazadnya dipindahkan. Padahal, jenazah tersebut telah dikubur dimakamnya selama enam bulan ke belakang.
Usut punya usut, ternyata Pak Kampong Seman memiliki alasan di balik pilihannya. Namun, alasan tersebut dinilai publik terlalu sepele.
Pasalnya, kejadian itu diduga hanya karena mantan menantu Kampong Seman menikah lagi dengan anak almarhum Khotija.
Berdasarkan informasi yang ada, kejadian ini terjadi di Desa Gelang Paci, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Jawa Timur.
Baca Juga: Lirik Ditinggal Pas Sayang Sayange yang Viral
Video unggahan @manaberita mendadak viral. Hingga artikel ini diterbitkan, video tersebut telah disukai lebih dari 2.000 kali. Tak hanya itu, sejumlah warganet pun ikut meninggalkan komentar pada unggahan ini.
Beberapa warganet menyayangkan atas kejadian yang terjadi. Sebab pemindahan jenazah yang telah dikuburkan selama enam bulan dinilai ada-ada saja.
"Maksudnya gimana ya? Kenapa harus dipindah makamnya? Kenapa orang meninggal harus dibawa-bawa urusan dunia?" kata @Viol**********.
"Yang berususan orang-orang yang masih hidup di dunia, tapi yang kena dampaknya yang di dalam kubur," timpal @dwim*******.
Kendati begitu, warganet berharap kejadian serupa tak terjadi lagi di kemudian hari. Sebab, mengusik jenazah untuk masalah duniawi dirasa tidak akan ada ujungnya.
Lihat videonya di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Kemensos Salurkan Bansos Rp2,56 Triliun untuk Korban Bencana di Pulau Sumatra
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret