Suara.com - Beredar di media sosial, sebuah video yang merekam seorang driver ojek online terpaksa menyeret motornya menerobos bawah portal agar bisa melanjutkan perjalanan.
Driver Ojol tersebut bertingkah demikian diduga lantaran tak mau berputar jauh, agar pelanggannya tidak membatalkan pesanan.
Video rekaman salah satu driver ojol nekat ini dibagikan oleh akun Instagram @dramaojol.id.
Dalam video tersebut, terlihat driver ojol tidak mengedarai sepeda motornya secara wajar. Pasalnya, jalanan yang akan dilewati tertutup portal.
Driver ojol itu perlahan merebahkan sepeda motor warna putihnya. Kemudian ia menarik setang dan menyeret motornya agar dapat menembus palang penghalau jalan di depannya.
Berdasarkan informasi yang beredar, palang tersebut sengaja ditutup lantaran mencegah ramainya mobilisasi massa di tengah santernya penyebaran virus corona.
Adapun driver ojol tersebut bertingkah demikian lantaran tidak mau pesanannya dibatalkan oleh pelanggan.
Kendati begitu, sejauh ini belum diketahui kapan dan dimana kejadian tersebut terjadi.
Video unggahan @dramaojol.id mendadak viral. Hingga artikel ini diturunkan, video tersebut telah ratusan ribu kali ditayangkan.
Baca Juga: Pembuang Sampah di Kalimalang Menyerah, Marzuki Alie Puas
Tak hanya itu, sejumlah warganet pun meninggalkan komentar. Beberapa dari mereka menyayangkan adanya penutupan portal.
"Buat yang ngeportal, lu kira corona diportal begituan bakal putar balik. Sama aja bohong diportal tapi warga masih pada ngumpul," kata @irfan*******.
"Kebijakan paling aneh nih, tiap gang diportalin," balas @arya******.
"Saran buat yang order kalau tahu diportal lebih baik lagi jalan kaki sampai ke portal. Kalau rumahnya gak jauh lho ya," timpal @ummu********.
"Untung motornya beat, coba kalau yang lebih gede dan mahal," sahut @ronal*******.
Lihat videonya di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Doa Ibu Jelang Sidang Vonis Laras Faizati: Semoga Anak Saya Bebas dan Hidupnya Kembali!
-
Profil dan Rekam Jejak Yaqut Cholil Qoumas, Eks Menag yang Kini Tersangka Korupsi Kuota Haji
-
Menanti Vonis Empat Hari Jelang Ultah ke-27, Laras Faizati: Hadiah Terbaik adalah Kebebasan
-
Jakarta Waspada Superflu, Pramono Anung Persilakan Warga Suntik Vaksin Influenza
-
Luluk PKB: Penetapan Tersangka Gus Yaqut Harus jadi Momentum Reformasi Total Tata Kelola Haji
-
6 Fakta Kasus Yaqut Cholil Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Kuota Haji
-
Duplik Laras Disambut Tepuk Tangan, Kuasa Hukum: Tak Ada Mens Rea, Ini Kriminalisasi!
-
Ikut Jadi Tersangka, Ini Peran Vital Gus Alex di Skandal Korupsi Kuota Haji
-
Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Gus Yaqut Janji akan Kooperatif
-
Sebut KPK Agak Lambat, Luluk Nur PKB Tetap Apresiasi Penetapan Tersangka Eks Menag Yaqut