Suara.com - Seorang wanita penderita gangguan mental bernama Mendut (35) warga Kampung Cantel Wetan, Sragen, tercebur ke dalam sumur sedalam 8 meter di dekat rumahnya pada Rabu (28/10/2020) malam.
Belum diketahui penyebab korban terperosok ke dalam sumur tersebut. Warga sekitar baru menyadari kejadian itu sekitar pukul 17.50 WIB atau saat warga hendak menunaikan salat magrib.
Informasi adanya warga yang tercebur sumur tersebut akhirnya sampai ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen. Sukarelawan BPBD Sragen, PMI Sragen, PSC 119, Dinas Satpol PP dan Damkar, SAR Himalawu, SAR Poldes, Tagana, polisi, TNI, puskesmas dan lain-lain tiba di lokasi.
Sukarelawan datang dengan balutan alat pelindung diri (APD) level 1 sesuai protokol kesehatan dalam penanganan korban di masa pandemi Covid-19. Mereka kemudian menyiapkan vertical rescue untuk menyelamatkan korban yang berada di dasar sumur.
"Korban dalam kondisi sadar, gelisah, resah. Dia mengalami disabilitas mental dengan riwayat skizofrenia," papar Wakil Ketua PMI Sragen, Suwarno dilansir dari Solopos.com, Kamis (29/10/2020).
Guna mengurangi kepanikan, sukarelawan mengajak korban yang tercebur sumur itu mengobrol. Mereka kemudian memasang alat untuk mengevakuasi korban dari dasar sumur.
Beruntung tidak ada penolakan dari korban. Setelah alat pengaman terpasang, korban diangkat dari sumur dengan teknik vertical rescue.
Setelah terangkat dari dalam sumur, korban dilarikan ke RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen menggunakan mobil ambulans PMI Sragen.
Di rumah sakit, kondisi kesehatan korban dicek dan diperbolehkan pulang oleh setelah mendapat penanganan medis.
Baca Juga: Ajakan Nikah Ditolak, Pria Ceburkan Wanita Idaman ke Sumur
Berita ini sebelumnya dimuat Solopos.com dengan judul "Astaga... Wanita Gangguan Mental Di Sragen Tercebur Sumur 8 Meter"
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!