Suara.com - Ketua DPP Partai Golkar Dave Laksono mengatakan sebagai Ketua Umum, Airlangga Hartarto sejauh ini memang diproyeksikan sebagai calon presiden pada 2024. Hanya saja, tidak ada bayangan bahwa Jokowi yang kemudian menjadi cawapres Airlangga.
Hal itu merupakan tanggapan atas ucapan Rocky Gerung yang menyandingkan Airlangga sebagai capres dan Joko Widodo atau Jokowi sebagai cawapres.
"Iya sebagai dia ketua umum partai, mendapatkan posisi di pemerintahan, dipercaya juga sangat luar biasa dan juga tindak-tanduknya juga sudah sangat baik dan performance sudah sangat baik, kalau bagi saya pribadi yang terbaik bagi kami untuk bangsa Indonesia adalah Pak Airlangga," tutur Dave dihubungi Suara.com, Kamis (5/11/2020).
Ia berujar pencalonan Airlangga sebagai capres pada 2024 bukan hal mustahil. Kekinian, upaya itu sudah mulai dibangun dari sekarang untuk meningkatkan elektabilitas.
"Ya tentu itu kalau saya pribadi itu yang sedang kita targetkan dan kita kerjakan untuk menaikkan rating-nya Pak Airlangga dan juga menciptakan produk-produk programnya juga yang sehingga kemampuan dan keberhasilannya semakin terlihat," ujar Dave.
Kendati menargetkan Airlangga sebagai capres, Dave menegaskan narasi Jokowi yang kemudian menjadi cawapres hanya sebuah klaim ngawur untuk merusak nama dan hubungan baik Partai Golkar dengan Jokowi. Pasalnya, hal tersebut tidak mungkin terjadi.
"Gak mungkin, pokoknya gak mungkin ajalah. Itu gak mungkin (Jokowi jadi cawapres Airlangga). Itu hanya khayalan kedengkian dari orang yang tujuannya untuk merusak nama baiknya Pak Airlangga, merusak hubungan, menghancurkan hubungan baik antara Golkar dengan Presiden Jokowi dan tidak ada ada ceritalah itu," tandasnya.
Sebelumnya, pemikir politik Rocky Gerung, mengungkapkan, bisa jadi pada Pilpres 2024, Jokowi akan kembali menjadi peserta tapi sebagai calon wakil presiden.
Jokowi, kata dia, dimungkinkan menjadi cawapres mendampingi Menteri koordinator Perekonomian sekaligus Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto.
Baca Juga: Rocky Gerung: 2024 Nanti, Pak Jokowi Jadi Wapres, Airlangga Presiden
Hal tersebut diungkapkan Rocky ketika diundang sebagai narasumber oleh politikus Partai Gerindra Fadli Zon dalam wawancara yang dilansir akun YouTube Fadli Zon Official, Selasa (3/11/2020).
"Saya dengar keterangan dari seorang politisi, dari Golkar, Nababan. Dia bilang begini. Nanti 2024, yang layak jadi presiden adalah Airlangga. Lalu nanti wapresnya Pak jokowi," kata Rocky Gerung.
Untuk diketahui, Rocky mengutarakan hal tersebut dalam konteks menerangkan sirkulasi elite pemimpin di Indonesia masih belum berubah, yakni masih di lingkaran elite politik kekinian.
"Jadi, memang agak bercanda. Tapi sebetulnya kan, bawah sadarnya kan ingin mengatakan sirkulasinya di sekitar itu saja," kata Rocky meneruskan.
Rocky menyampaikan hal tersebut untuk menanggapi pertanyaan Fadli Zon, yang mempersoalkan perbedaan politik Indonesia pada masa revolusi dan era awal kemerdekaan, dengan situasi elite kontemporer.
Menurut Fadli Zon, pada era dulu, elite politik selalu bertarung pada tataran ideologi, konsepsi filosofis. Pendek kata, politikus zaman dulu selalu sekaligus sebagai pemikir.
Berita Terkait
-
Rocky Gerung: 2024 Nanti, Pak Jokowi Jadi Wapres, Airlangga Presiden
-
Prediksi Pilpres 2024 Menurut Rocky Gerung; Airlangga Capres, Jokowi Wapres
-
Rocky Gerung: Jokowi Jadi Wakil Presiden di 2024
-
Sebut Jokowi Diusulkan Jadi Cawapres 2024, Rocky: Bisa Jadi Maunya Sendiri
-
Rocky Gerung: 2024 Nanti Airlangga Hartarto Presiden, Wapresnya Pak Jokowi
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Suara Lantang di Depan Kantor Komnas HAM: Perempuan RI Menolak Lupa pada Luka Sejarah Kelam Bangsa
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal
-
Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas
-
Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan
-
Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak
-
Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya