Suara.com - Tidak bisa dipungkiri, di negeri ini masih banyak pengangguran karena berbagai faktor misalnya karena terbatasnya lapangan kerja.
Namun, sebuah unggahan yang memperlihatkan isi chat pelamar kerja minim attitude ditengarai menjadi faktor lain banyaknya pengangguran.
Foto tangkapan layar isi chatingan dari pelamar kerja tersebut diviralkan oleh akun Instagram @screensyit, Selasa (17/11/2020).
"Ngeluh nganggur tapi pas ngelamar kek orang barbar," tulis akun tersebut dikutip Suara.com.
Dalam beberapa foto tangkapan layar itu, tampak pelamar kerja menunjukkan sikap yang kurang sopan dalam menanyakan lowongan kerja.
Seperti pada foto yang pertama, seorang pelamar kerja berniat menanyakan lowongan kerja untuk menjadi seorang kurir.
Alih-alih mengikuti prosedur yang telah ditetapkan perusahaan mulai dari mengirim lamaran dan interview, pelamar itu menolaknya dengan alasan ribet.
"Gak jadi deh ribet," kata pelamar kerja yang mana chatingan itu diketahui dilakukan pada tanggal 18 Maret 2019 silam.
Di foto-foto selanjutnya, ada pula yang langsung meminta gaji tinggi layaknya seorang bos. Selain itu ada juga yang tidak sanggup mengikuti persyaratan sehingga merasa lebih baik menjadi polisi.
Baca Juga: Unik! Disaksikan Keluarga, Momen Pasangan Pengantin Bersentuhan di Kamar
"Mendingan saya ngelamar jadi polisi sekalian," demikian kata pelamar lainnya.
Hingga artikel ini dibuat, unggahan pelamar kerja tersebut sukses membuat warganet geram.
"Orang-orang yang kaya begini yang gak layak buat diterima kerja. Belum apa-apa udah nanyain sallary lah gak mau ribetlah apalah hilih," balas warganet dengan nama akun @citra***
"Duh, Samaan. Sering nemuin orang nanya loker. Paling males kalo awal chat langsung P," timpal warganet lainnya @yusril***
Tidak hanya di Instagram, unggahan yang sama juga menjadi bulan-bulanan warganet di Twitter setelah dipopulerkan oleh akun @tubirfess.
"Mental orang pengen gaji gede, kerja ga berat, simsalabim langsung dapet," timpal akun @senyo***
Berita Terkait
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Korban Pelecehan Seksual Syekh Ahmad Al Misry Diancam Fisik hingga Disogok Uang
-
Bawa Anak SMP ke Rumah untuk Dicabuli, Tukang Ojek Lansia Digeruduk Warga
-
Profil Supriadi, Napi Kasus Korupsi Rp233 M Terekam Ngopi ke Kafe Bareng Petugas
-
Dari Paris, Prabowo Kirim Ucapan Ulang Tahun Untuk Titiek Soeharto
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Cueki Permintaan Trump, Presiden Lebanon Ogah Bicara dengan Benjamin Netanyahu
-
Gelar KWP Awards 2026, Ariawan: Pers dan Parlemen Wajib Kolaborasi untuk Negara
-
Mengenal Piramida Budaya Perkosaan: Dari Obrolan Digital hingga Kekerasan Nyata
-
Pentagon Panaskan Mesin Perang, Negosiasi AS-Iran Terancam Kolaps
-
Perdokjasi Dorong Prodi S2 Kedokteran Asuransi Pertama di Indonesia, Target Berdiri 2028
-
Insiden Panipahan Jadi 'Wake-Up Call', Kapolda Riau Deklarasi Perang Total Lawan Narkoba
-
Unggah Foto AI Dipeluk Yesus, Donald Trump Ingin Dianggap sebagai Mesias
-
Nyatakan Netral, PSI Siap Mediasi Sahat-JK
-
Resmi, UBL Pecat Dosen Terduga Pelaku Pelecehan Mahasiswi
-
Lebih Efisien dari BBM, Seberapa Efektif Truk Listrik Kurangi Emisi?