Suara.com - Sebuah sebuah tangki di pabrik pengolahan air limbah meledak dan menewaskan empat orang. Menyadur Al Jazeera Jumat (04/12), ledakan ini terjadi di kawasan Avonmouth dekat Bristol, Inggris.
Kepala Inspektur Mark Runacres dari Polisi Avon dan Somerset mengatakan satu orang lainnya luka ringan dalam ledakan ini dan kondisinya tidak mengancam nyawa.
"Penyelidikan polisi tentang apa yang sebenarnya terjadi berada pada tahap yang sangat awal dan terus berlanjut," kata Runacres sembari menambahkan peristiwa ini tak terkait dengan aksi terorisme.
Seorang saksi yang bekerja di pabrik itu, Jawad Burhan mendengar bunyi ledakan dari lain di area pabrik.
"Saya mendengar suaranya, saya sedang bekerja di samping gedung di gudang lain. Setelah 10 menit saya melihat helikopter datang dan polisi," kata Burhan.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Avon mengatakan pihaknya menerima informasi pukul 11:22 tentang ada ledakan besar di kawasan industri Avonmouth yang terletak di dekat Bristol, 195km (120 mil) barat London.
Dinas pemadam kebakaran mengatakan bahwa personelnya bergabung di tempat kejadian oleh petugas Polisi Avon dan Somerset serta petugas medis dari Layanan Ambulans Barat Daya.
Sementara itu, Perdana Menteri Boris Johnson mencuitkan ungkapan duka cita untuk para korban tragedi Avonmouth dan keluarga mereka.
"Sangat sedih mengetahui bahwa empat orang telah kehilangan nyawa dalam ledakan saluran air di Avonmouth," tulisnya di Twitter.
Baca Juga: Nekat Loncat saat Truk Tangki Meledak di SPBU Tebet, Sopir Selamat
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?