Suara.com - Adik perempuan Kim Jong Un, Kim Yo Jong marah besar atas komentar Menteri Luar Negeri Korea Selatan yang meragukan nol kasus Covid-19 di Korea Utara.
Menyadur Kyodo News Rabu (09/12), Kim Yo Jong yang menghilang secara misterius selama berbulan-bulan tiba-tiba muncul dan memberi pernyataan keras atas hal ini.
Ia menyebut komentar Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Kang Kyung Wha kurang ajar dan menuding pihak Korsel terlalu bersemangat untuk mendinginkan hubungan antara dua negara Korea.
"Kami tidak akan pernah melupakan kata-katanya dan dia mungkin harus membayar mahal untuk itu," ujar wanita yang menjabat sebagai wakil direktur departemen pertama Komite Pusat Partai Buruh Korea.
Sebelumnya pada awal bulan, Menteri Luar Negeri Korea Selatan Kang Kyung Wha mengatakan sulit mempercayai nol kasus Covid-19 di Korea Utara, terlebih Korea Utara bersebelahan dengan China.
"Mereka masih mengatakan bahwa mereka tidak memiliki kasus apa pun, yang sulit dipercaya," kata Kang.
Kang juga mengatakan situasi ini sedikit mencurigakan, karena negara tetangganya mengelak sekaligus kelimpungan melakukan berbagai cara untuk memerangi wabah.
Pada Oktober, Kim Jong Un mengatakan belum ada infeksi virus corona di negaranya, dan telah meningkatkan langkah-langkah untuk menghindari wabah, seperti memotong lalu lintas ke dan dari China dan Rusia.
Namun Korea Utara baru membatasi negaranya pada bulan Januari sedangkan virus corona sudah menyebar sejak tahun 2019.
Baca Juga: Korea Utara Klaim Tak Punya Virus Corona, Korsel: Sulit Dipercaya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
Terkini
-
Eks Wamenaker Noel Batal Minta Amnesti ke Prabowo: Nggak Mau Cengeng, Ngeri Jubir KPK Sinis
-
Dari Gajah Aceh hingga Davos, Misi Ganda Prabowo Lobi Raja Charles dan Petinggi Dunia
-
Terkuak di Sidang! Anak Immanuel Ebenezer Disebut JPU Terima Tas Batik Berisi Rp3 Miliar
-
Mensesneg Respons Usulan E-Voting Pilkada, Pemerintah Buka Kajian Digitalisasi Pemilu
-
WRI Indonesia dan UK PACT Buka FIRST Bootcamp, Cetak Pemimpin Muda untuk Transportasi Sustainable
-
Pilkada Dipilih DPRD Belum Prioritas, Mensesneg: Bukan Langkah Mundur, Cuma Wacana Parpol
-
Ketua Komisi II DPR Tegaskan Rencana Kodifikasi Batal, Fokus Hanya Revisi UU Pemilu
-
Akses PadangBukittinggi Longsor, Kementerian PU Ungkap Proyeksi saat Mudik
-
Dunia Diambang Perang Dunia III, Situasinya Kini Mirip Jelang Perang Dunia I dan II
-
Saksi di Sidang Nadiem Jelaskan Alasan Jurist Tan Jadi The Real Menteri di Kemendikbudristek