Suara.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika telah melengkapi fasilitas umum dan fasilitas dasar yang dibutuhkan manusia untuk hidup (fasos) dan fasilitas yang dibutuhkan masyarakat untuk melakukan berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan (fasum), yang tersebar di 7 kecamatan dengan wifi dan Closed Circuit Television (CCTV).
CCTV diberikan demi memberikan kenyamanan dan wifi agar masyarakat bisa mengakses internet dengan gratis di fasilitas umum.
Kepala Diskominfo Kota Tangsel, Fuad menjelaskan, hingga 2020 telah terpasang 299 wifi di 239 titik yang tersebar di Kota Tangsel. Sebagian besar diletakkan di pusat pelayanan kesehatan dan fasilitas lainnya.
Adapun dari 239 titik tersebut, sebanyak 299 wifi dipasang.
"Ada satu tempat yang memang dipasang beberapa wifi," kata Fuad.
Tempat yang diberikan lebih dari dua wifi, misalnya adalah Puskesmas Jombang yang mendapatkan tujuh unit, kemudian Taman Kota I dan Taman Kota II. Selain itu, Balai warga RW 15, Jalan Benda Timur, Pamulang, Posko Cendrawasih Jalan Griya Hijau,Pakualam, Serpong Utara.Balai warga RW 01, Kampung Sari Mulya, Setu.
Wifi juga terpasang di Masjid Agung Al Mujahidin, Serpong. Balai Warga Perumahan Bukit Cirendeu, Kecamatan Ciputat Timur, DKM Jihadul, Kelurahan Serua,Kecamatan Ciputat, Posko Rajawali Kecamatan Pondok Aren.
"Setiap titik berbeda-beda, ada yang dua, ada yang satu wifi ," ujar Fuad.
Selain wifi, Kominfo juga memasang beberapa CCTV, dimana sebelumnya hanya ada 83 titik yang dipasangi, namun kini bertambah menjadi 128 titik.
Baca Juga: Pemkot Tangsel Terus Lakukan Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Olahraga
"Dibagi menjadi beberapa tempat," katanya.
Adapun tempat-tempat tersebut adalah Pasar KITA, Pasar Ciputat, Pasar Serpong, TPA Cipeucang, Taman Kota I, Taman Kota II, Tandon Ciater, Ruang Data Center, Bintaro, Pasar Jengkol dan Kali Jaletreng.
Dengan adanya fasilitas-fasilitas ini, Fuad berharap, masyarakat bisa lebih merasa aman dan nyaman pada saat memanfaatkan fasilitas umum dan sosial di Kota Tangsel, sekaligus mewujudkan smart city di bidang teknologi. (adv)
Berita Terkait
-
Tangsel Juara I dalam Keterbukaan Informasi Publik dari Komisi Informasi
-
Pemkot Tangsel : Layanan Kesehatan Bisa Diakses hingga Kelompok Terkecil
-
Pemkot Tangsel Ajak Masyarakat Tingkatkan Minat Baca
-
Wali Kota Tangsel Resmikan City Galeri dan Menara Pandang
-
2 Periode Kepemimpinan Airin Rachmi Diany, Bidang Pendidikan Lampaui Target
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
Terkini
-
Gibran Kecam Keras Pelecehan 50 Santriwati di Pati: Tidak Bisa Ditoleransi!
-
Pengakuan Serka MN Buang Kacab Bank, Diseret 2 Meter Lalu Ditinggal Telungkup
-
PAN dan Demokrat Buka Suara soal Dana Parpol: Sudah Diaudit BPK, Tepis Isu Mahar
-
Telepon Siswa OSIS Jabar, Prabowo Izinkan Keliling Istana Hingga Jelang Rapat
-
Polisi Dilarang Live Streaming Saat Tugas, Kompolnas: Jangan Sibuk Sendiri Pas Layani Warga
-
Kemnaker Tandatangani MoU dengan Wadhwani dan Indosat: Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Nasional
-
Tragedi Kereta Bekasi Tewaskan 16 Orang, Korlantas Bongkar Fakta Baru, Ada Tersangka?
-
Wapres Gibran Kecam Keras Pelecehan Seksual Puluhan Santriwati di Pati
-
PSHK Setuju Dana Banpol Naik, Tapi Pasang Syarat: Transparansi Total dan Reformasi Internal Partai
-
Kesaksian Warga soal Pengeroyokan Penjaga Warung di Kemayoran: Saya Anggota, Jangan Ikut Campur!