Suara.com - Bupati Kerinci, Provinsi Jambi, Adirozal dan seorang pengawal pribadinya (walpri) berinisial H dinyatakan positif virus corona atau Covid-19. Hal itu dinyatakan langsung oleh Adirozal melalui rekaman video.
Dilansir dari Metrojambi.com (jaringan Suara.com), dalam video berdurasi 2 menit 23 detik itu, Bupati Adirozal menyampaikan kepada masyarakat bahwa dirinya positif corona.
Dalam video tersebut, Adirozal mengumumkan dirinya terkonfirmasi positif Covid-19 berdasarkan hasil swab.
"Saya Adirozal, Bupati Kerinci bersama istri dan anak -anak serta walpri dan seluruh asisten rumah tangga telah diambil swab. Dan saya dinyatakan positif bersama satu orang pengawal pribadi saya," ujar Adirozal dalam video tersebut.
Adirozal mengaku tak tahu persis dari mana dirinya bisa tertular Covid-19.
"Kami tidak tahu dari mana asalnya, apakah dari acara-acara atau tamu yang datang ke Kerinci, atau pesta pernikahan. Tapi dengan fakta ini semakin jelas, covid ini masih berada di sekeliling kita," terangnya.
Tak lupa ia mengimbau masyarakat di Kabupaten Kerinci untuk tetap mematuhi protokol kesehatan dan berdoa agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan.
"Kami mengajak masyarakat, untuk cuci tangan, jaga jarak dan tetap pakai masker serta jaga imunitas dan berdoa, agar terhindar dari hal yang tidak kita inginkan. Mohon doakan kami agar cepat sehat, kami tidak merasakan apa-apa tidak batuk dan tidak demam, untuk itu mari kita sama-sama jaga diri," imbaunya.
Isolasi Mandiri
Baca Juga: Perladangan Ilegal di Taman Nasional Kerinci Seblat
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kerinci Hermendizal mengatakan, Bupati Adirozal telah melakukan uji swab pada Sabtu (12/12/2020) lalu dengan hasil positif Covid-19.
"Setelah hasil swab keluar, Bupati Kerinci langsung melakukan isolasi mandiri," ujar Hermendizal, Selasa (15/12/2020).
Hermendizal menyebutkan, pihaknya juga telah melakukan tracking kontak dengan melaksanakan rapid test terhadap 15 orang yang ada di rumah dinas Bupati Kerinci, yakni asisten rumah tangga, pengawal pribadi, dan lainnya.
Menurut dia, untuk riwayat kontak Bupati Kerinci belum diketahui. Di mana Bupati Adirozal masuk kategori orang tanpa gejala atau OTG.
Berita Terkait
-
6 Pegawai Positif Covid-19, Pelayanan Pengadilan Negeri Makassar Setop
-
Satgas Sebut Kasus Kerumunan Rizieq Bikin Kepatuhan Prokes Warga Merosot
-
Peneliti: 1 dari 5 Orang Tertular Virus Corona dari Anggota Keluarganya!
-
Satgas Covid-19: Berapapun Rumah Sakit Tak akan Mampu Atasi Lonjakan Corona
-
Bertambah 74, Positif Covid-19 di Sumut Jadi 16.843 Orang
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Kemenag Tetapkan 1 Ramadan Pada Kamis 19 Februari, Mengapa Beda dengan Muhammadiyah?
-
Bertemu Wakil Palestina di PBB, Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan Indonesia
-
Getok Tarif Parkir Rp100 Ribu, Polisi Ciduk 8 Jukir Liar di Tanah Abang
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Komdigi Siapkan Aturan Penggunaan AI, Lokataru Endus Motif Kepentingan Bisnis dan Politik
-
Sambangi Kelenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin, Rano Karno Gaungkan Pesan Keadilan di Tahun Baru Imlek
-
Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS
-
Intimidasi Makin Meluas, Ibu Ketua BEM UGM dan 30 Pengurus Jadi Sasaran Teror Digital
-
Lokataru Foundation: RUU KKS Berpotensi Jadi Alat Represif Baru
-
Peziarah TPU Kawi-Kawi Resah, Jasa Bersih Makam Musiman Diduga Memaksa Minta Uang