Suara.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md menyebut kalau ada pulau baru yang diperoleh pemerintah di Aceh Barat. Kata dia, luas pulau baru itu kurang lebih hampir sama dengan luas Pulau Madura.
Mahfud mengatakan kalau tidak banyak orang yang tahu soal pulau baru tersebut. Sebab, mayoritas lebih konsen kepada Pulau Sipadan Ligitan yang akhirnya menjadi milik Malaysia melalui Mahkamah Internasional pada 2002.
"Saya kira kehilangan Pulau Sipadan Ligitan itu soal historik saja, soal yuridis, bukan soal pertahanan. Tapi orang tidak pernah berpikir juga bahwa tahun 2017 itu pemerintah justru mendapat tambahan pula baru di Aceh Barat sana," kata Mahfud kepada wartawan, Rabu (16/12/2020).
Berbicara soal pulau baru, Mahfud menyebut 2 ribu kali lebih luas ketimbang Pulau Sipadan dan Ligitan. Pulau baru itu baru diakui oleh PBB pada 2017.
"Ini kan seluas Pulau Madura misalnya," ujarnya.
Kata Mahfud, perolehan pulau baru itu minim apresiasi lantaran memang tidak dipublikasi secara luas. Justru yang terus dibicarakan ialah soal Pulau Sipadan dan Ligitan.
Lebih lanjut, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu meminta seluruh pihak bisa memetik pelajaran dari hilangnya Pulau Sipadan dan Ligitan. Dengan adanya pulau baru, maka sudah sepatutnya semua pihak menjaganya dengan baik.
"Jadi mari kita bekerja sebaik-baiknya, yang ada kita jaga, yang belum teregistrasi dengan baik, kita ambil secara baik."
Baca Juga: Mahfud MD Ungkap Aliran Dana Terorisme Berubah dari Uang Menjadi Senjata
Berita Terkait
-
Mahfud MD Tantang Prabowo Buka-bukaan: Siapa yang Bayar Demo Mahasiswa?
-
Mahfud MD Sebut Penolakan UU Polri oleh Mahasiswa Wajar: Memang Tak Ada Perubahan
-
Viral Mahfud MD Ungkap Dadan BGN Pantas Dihukum Mati: Potong Tangan Terlalu Ringan
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Mahfud Tegaskan Polisi Tak Bisa Menolak Putusan Praperadilan Kasus Andrie Yunus
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Ibu Kota, Jakarta Bertransformasi Jadi Kota yang 'Hobi' Mendengar
-
Wajah Baru Halte Patra Kuningan 2 Ternoda Vandalisme, Begini Respons Transjakarta
-
Kasus Penyekapan di Bandung Harus Dijerat Pasal Berlapis, Fokus pada Dampak Korban
-
KPK Dalami Penghasilan Maruf Cahyono di Kasus Dugaan Gratifikasi Pengadaan MPR
-
Gaya Jokowi Berbaju PSI, Mulai Blusukan Tiga Hari di Lampung
-
OTW Lampung Pakai Outfit 'Gajah', PSI Tegaskan Jokowi Tak Lagi di Partai Lama
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Dugaan Aliran Uang ke BEM UBK Bentuk Represi Halus terhadap Mahasiswa
-
Demonstrasi Bayaran Rusak Demokrasi, Dalangnya Harus Ditindak
-
Kantor BGN dan DPR RI Dijaga Ketat, 1.287 Personel Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakpus