Suara.com - Korps Lalu Lintas Polri akan menggelar Operasi Kemanusiaan selama Operasi Lilin 2020 terkait libur Natal dan Tahun Baru. Selain pengamanan lalu lintas, kepolisian juga akan menggelar rapid test antigen secara acak bagi pelaku perjalanan.
Kakorlantas, Irjen Istiono mengatakan sejumlah posko akan ditaruh di beberapa titik untuk pemeriksaan rapid antigen secara acak.
"Kami membuat posko posko kemanusiaan di beberapa titik, terutama di rest area untuk membuat random check antigen," kata Istiono di Gedung NTMC Polri, Jalan MT. Haryono, Jakarta Selatan, Senin (21/12/2020).
Istiono melanjutkan, pihak BNPB telah menyiapkan bantuan 20 ribu paket rapid test antigen.
Nantyinya ada pemeriksaan acak terhadap kendaraan yang melebihi kapasitas atau melanggar protokol kesehatan Covid-19.
"Dia tidak pakai masker misalnya, kami ketahui belok (ke rest area), kita kenakan random check, gitu saja. Tidak ada pembatasan untuk mengecek seperti (check point) itu," papar dia.
Istiono mengatakan, operasi kali ini akan menerapkan sistem Operasi Kemanusiaan dengan memgedepankan tindakan preventif, persuasif dan humanis. Sebanyak 123.451 personel akan dikerahkan dalam operasi kali ini.
"Penggelaran kekuatan kita 123.451 personel di seluruh Indonesia, itu termasuk Polri gabungan," ungkap Istiono.
Pada kesempatan yang sama, Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi menyatakan jika pihaknya akan melakukan hal serupa. Nantinya lokasi akan difokuskan di pelabuhan Merak-Bakauheni, terminal, jembatan timbang dan lainnya.
Baca Juga: Jelang Natal, Pengusaha Bus di Medan Keluhkan Sepinya Penumpang
"Artinya bahwa masyarakat yang memang akan melakukan perjalanan suatu saat akan berhadapan dengan para petugas, baik kepolisian maupun dari perhubungan, di simpul-simpul yang saya katakan tadi," beber Budi.
Berita Terkait
-
Alvin Lie : Rapid Test Antigen Bikin Bingung Masyarakat dan Aparat
-
Jelang Natal, Pengusaha Bus di Medan Keluhkan Sepinya Penumpang
-
RSUP Raja Ahmad Tabib Layani Rapid Test Antigen, Harganya Terjangkau
-
Daop 8 Syaratkan Rapid Test Antigen Bagi Calon Penumpang KA Jarak Jauh
-
Daftar Lengkap Rumah Sakit dan Lab di DIY yang Melayani Rapid Test Antigen
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak