Suara.com - Seorang warga mengendarai mobil di landasan pacu bandara dan masuk ke jalur pesawat yang baru saja mendarat. Pengemudi itu mengaku "salah belok."
Insiden tersebut dilaporkan dari Bandara Suvarnabhumi di Bangkok pada hari Selasa, 11 Januari. Peristiwa dramatis yang menunjukkan mobil melanggar keamanan dan melaju ke landasan pacu menjadi viral di media sosial.
Staf bandara kaget ketika menyaksikan kejadian itu. Petugas keamanan bandara bergegas untuk mengamankan kendaraan tadi.
Video tersebut, diambil oleh staf yang tidak disebutkan namanya, menunjukkan pengemudi sedang dikawal keluar dari landasan.
"Saya tidak tahu bagaimana mobil itu sampai ke landasan pacu. Ini pelanggaran keselamatan dan keamanan. Ini sangat mengerikan," kata pria yang merekam peristiwa itu.
Para pejabat mengatakan pengemudi mobil dalam keadaan mabuk dan tanpa sadar pergi ke bandara, kata Daily Mail.
Pemimpin Skuadron Suthirawat Suwanwat mengatakan setelah diberitahu tentang "penyusup," dia mengirim staf yang "segera mencegat dan menahan pengemudi untuk diselidiki dan diadili."
Sopir yang diidentifikasi sebagai Prathipat Masakul mengatakan kepada polisi bahwa dirinya sedang mabuk.
Tes menunjukkan bahwa Prathipat berada di bawah pengaruh obat-obatan yang juga ditemukan di mobilnya.
Baca Juga: Jonatan Christie Tersingkir di Perempat Final Thailand Open
“Terdakwa mengakui perbuatan itu karena mabuk dan tanpa sadar ia melewati kawasan terlarang,” kata Suwanwat.
Prathipat ditahan karena dicurigai menyusup ke dalam area terlarang di dalam bandara, memiliki obat-obatan terlarang dan mengonsumsi serta mengemudi secara ilegal saat berada di bawah pengaruh sabu. [timesnownews]
Berita Terkait
-
Brak Duar! Saksi Mata Ungkap Detik Horor Kecelakaan Maut Kereta vs Bus di Bangkok
-
Mirip Indonesia! Perlintasan Kereta Bangkok Jadi Mesin Pembunuh di Tengah Kota
-
Detik-detik Horor Kereta Barang Tabrak Bus di Thailand Korban Bergelimpangan
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Thaksin Shinawatra Hirup Udara Bebas, Politik Thailand Kembali Memanas
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Pramono Sebut Kelenteng Tian Fu Gong Bisa Jadi Ikon Wisata Religi Jakarta
-
Bidik Kursi Ketum BM PAN, Riyan Hidayat Tegaskan Tegak Lurus ke Zulhas dan Dukung Program Prabowo
-
Tensi Perang Dagang AS-Tiongkok Mereda, Stabilitas Dolar dan Pasar Saham Mulai Kalem
-
Skandal LCC 4 Pilar MPR RI 2026: Anatomi Ketidakadilan di Atas Panggung Konstitusi
-
Gubernur John Tabo Polisikan Penyebar Voice Note Tuduhan Provokasi Konflik di Wamena
-
Pernyataan Orang Desa Tak Pakai Dolar Menyesatkan, FKBI Ingatkan Prabowo RI Ketergantungan Impor
-
Wamenaker Antisipasi Gelombang PHK Dampak Konflik Timur Tengah
-
BMKG Peringatkan Hujan Lebat dan Angin Kencang Ancam Sejumlah Wilayah Aceh
-
Cegah Perang Suku Pecah Lagi, 300 Pasukan Brimob Dikirim ke Wamena
-
Prabowo: Keamanan dan Ketertiban Negara Sangat Ditentukan oleh Pangan