Suara.com - Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa mendesak negara-negara kaya untuk berhenti menimbun vaksin Covid-19.
"Kami membutuhkan mereka yang telah menimbun vaksin untuk melepaskan vaksin tersebut sehingga negara lain dapat memilikinya," ujar Presiden Ramaphosa disadur The Straits Times.
Presiden Afrika Selatan tersebut juga mengatakan pada pertemuan virtual Forum Ekonomi Dunia, jika negara kaya mendapatkan vaksin melebihi kebutuhannya.
"Negara-negara kaya di dunia keluar dan memperoleh vaksin dalam dosis besar ... Beberapa negara bahkan memperoleh hingga empat kali lipat dari kebutuhan populasinya ... dengan mengesampingkan negara lain," katanya.
Presiden yang juga menjabat sebagai ketua Uni Afrika, mengatakan negara-negara Afrika menginginkan akses vaksin secepat negara lain.
Afrika Selatan menjadi negara yang sangat terpukul oleh pandemi Covid-19 di benua Afrika, dan benua itu secara sedang berjuang untuk mendapatkan vaksin.
Benua Afrika kini tengah berjuang mendapatkan vaksin Covid-19 dari berbagai pengembang untuk dapat memulai program vaksinasi pada 1,3 miliar warganya.
"Kita semua tidak aman jika beberapa negara memvaksinasi rakyatnya dan negara lain tidak memvaksinasi," kata Ramaphosa.
"Kita semua harus bertindak bersama dalam memerangi virus corona." tegasnya.
Baca Juga: Beli Vaksin AstraZeneca dengan Harga Mahal, Afrika Selatan Protes
Hingga Selasa (26/1), Afrika Selatan telah mencatat 1,4 juta kasus Covid-19 kumulatif dan menelan korban jiwa hingga 41.117.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
Terkini
-
Didampingi Teddy hingga Zulhas, Prabowo Bertolak ke NTB, Ini Agendanya
-
Respons Pramono Soal Tiga Pekerja Proyek Air Bersih Tewas: Bukan Tanggung Jawab Langsung PAM Jaya
-
Kejaksaan Punya Personel Pengamanan Internal, Kenapa Libatkan TNI Jaga Rumah Jampidsus?
-
Febrie Adriansyah Pastikan Tak Ada Proses Hukum yang Dihilangkan dalam Kasus Dugaan Korupsi Asabri
-
LSAK Usul KPK Ambil Alih Kasus Korupsi Batu Bara Pejabat Kejaksaan: Syarat Hukum Sudah Terpenuhi
-
Pramono Kaji Tambah Penerima Kartu Layanan Gratis, Siapa Saja yang Dapat?
-
Febrie Adriansyah Buka Suara, Bantah Punya Kafe di Cipete yang Digeledah Polisi
-
Ditinjau Gubsu Bobby Nasution dan Komisi VII DPR RI, PRSU Bakal Masuk Kalender Event Nasional
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
-
Dikaitkan dengan Kasus Blackout Sumatera, Jampidsus Febrie: Saya Tidak Paham Keterkaitannya