Suara.com - Mantan Presiden AS, Donald Trump kembali dinominasikan jadi penerima Nobel Perdamaian. Menyadur Estonian World Selasa (02/02), ia diusulkan oleh politisi Estonia, Jaak Madison.
Pria dari partai EKRE ini mencalonkan Donald Trump dalam kapasitasnya sebagai anggota parlemen."Karena peraih nominasi Nobel Perdamaian juga bisa dinominasikan oleh anggota parlemen, saya menggunakan kesempatan ini."
"Donald Trump adalah Presiden AS yang tidak pernah memulai perang dalam 30 tahun terakhir," jelas Jaak Madison.
"Selain itu, dia juga telah menandatangani sejumlah perjanjian perdamaian di Timur Tengah yang menyebabkan stabilitas dan perdamaian di kawasan tersebut."
Madison yakin, ada banyak orang yang mengajukan Donald Trump sebagai penerima Nobel Perdamaian.
"Saya jelas bukan satu-satunya orang yang mencalonkan kandidat khusus ini, tapi seperti yang kita ketahui, semakin banyak nominasi, semakin besar kemungkinan untuk berhasil."
The Sun menyebut tak butuh syarat khusus untuk mengajukan calon penerima Nobel Perdamaian. Hanya saja, penerima nominasinya harus sosok yang sesuai dengan persyaratan.
Sementara itu, Donald Trump sudah pernah dinominasikan untuk Nobel Perdamaian dua kali sebelumnya, namun gagal.
Sebelum namanya muncul dalam daftar, menantunya, Jared Kushner juga diajukan untuk menerima Nobel Perdamaian karena dianggap sebagai tokoh kunci dalam Abraham Accords.
Baca Juga: Jelang Lengser, Donald Trump Unggah Video Seolah Menang Nobel Perdamaian
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim