"Ngozi adalah salah satu orang yang paling memenuhi syarat untuk posisi yang dia perjuangkan", kata Dr. Shamsudeen Usman, mantan Menteri Perencanaan Nasional Nigeria kepada DW.
Okonjo-Iweala dan Usman pernah bekerja berdampingan sebagai menteri di bawah Presiden Nigeria Goodluck Jonathan pada tahun 2011.
Sebelum mengambil alih jabatan di kabinet Nigeria, dia mengundurkan diri dari Bank Dunia, di mana dia sudah bertugas selama 25 tahun.
Warga Afrika pertama di puncak pimpinan WTO
"Saya melihat pengangkatannya sebagai pengakuan terhadap kompetensi dan keterampilan kepemimpinan perempuan Afrika, dan kegigihan perempuan Afrika meskipun ada berbagai rintangan dan hambatan sistematis yang mereka hadapi," kata Fadumo Dayib, calon presiden perempuan Somalia pertama, kepada DW.
Dia menambahkan, pemilihan Ngozi Okonjo-Iweala adalah tanda bahwa momen masa kini sedang "berpihak pada perempuan yang kompeten dan memang sudah saatnya ini terjadi."
Ekonom Nigeria Tunji Andrews setuju pandangan itu: "Banyak orang di seluruh dunia akan mulai berkata, mari kita tempatkan lebih banyak orang Afrika dalam peran seperti itu, bukan hanya peran penjaga perdamaian, tetapi peran kapasitas intelektual."
Meskipun Ngozi Okonjo-Iweala akan membuat sejarah dengan menjadi perempuan Afrika kulit hitam pertama yang memimpin WTO, dia akan membawa lebih dari sekadar "keragaman dan inklusi" ke panggung dunia, kata Amara Nwankpa, Direktur Kebijakan Publik di Shehu Musa Yar'Adua Foundation, sebuah organisasi nirlaba Nigeria yang berkomitmen mempromosikan persatuan pemerintahan yang baik.
"Saya optimis bahwa dampaknya pada perdagangan global akan positif, mengingat pendahulunya menunjukkan bahwa dia sangat berkomitmen untuk mengurangi ketidaksetaraan, kemiskinan, dan korupsi di seluruh dunia," kata Amara Nwankpa kepada DW. (hp/ gtp)
Baca Juga: Pertama Kalinya, Dua Wanita Ini Bersaing Memperebutkan Posisi Pimpinan WTO
Berita Terkait
-
Kemendag Menang Sengketa WTO, Akses Ekspor Rp7,34 Triliun ke Eropa Berhasil Diselamatkan
-
Menko Airlangga ke Anggota APEC: Ekonomi Dunia Menuntut Perubahan Besar
-
Menko Airlangga Blak-blakan WTO Dukung RI dalam Sengketa Biodiesel dengan Uni Eropa
-
Tak Hanya Barang Bajakan dan QRIS, AS Juga Protes Soal UU Produk Halal RI
-
Tarif Impor Naik, Komisi VI Desak Pemerintah Tempuh Jalur WTO
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Menteri PPPA dan Selvi Ananda Kompak Tekankan Peran Keluarga dalam Mendidik Anak
-
Bupati Kuansing Diduga 'Rampok' Hak Petani untuk Disetorkan ke Menhut Raja juli
-
Dibutuhkan 90 Perawat, Apoteker untuk Fasilitas Kesehatan BLUD di Riau
-
"Bisa Aja Lo!" Kelakar Prabowo soal MBG 'Mas Bahlil Ganteng'
-
Gerai Minuman Teh Menjamur di Pinggir Jalan, Bagaimana Prospek Bisnisnya?
-
Siswi Indonesia Raih Beasiswa Jadi Delegasi Simulasi Sidang PBB Internasional
-
Bupati Serang Dukung Pembatasan Media Digital Usia Bawah 16 Tahun
-
Cak Imin Merasa 'Terancam' Bahlil: Gawat Ini Banyak Penggemarnya
-
Kepuasan Publik ke Dedi Mulyadi Tembus 95,4 Persen, Meski Program Unggulan Belum Populer
-
Beli Sunscreen Kahf Online Original Hanya di Blibli