Suara.com - Seorang pria menyerahkan diri ke kantor polisi karena tak tahan lockdown di rumah. Ia ingin masuk ke dalam jeruji besi kembali karena itu terasa lebih menyenangkan.
Menyadur Daily Mail Jumat (19/02), seorang petugas polisi membagikan kisah unik ini ke Twitter. Inspektur Darren Taylor, dari Sussex Police menulis pria itu mendapat kedamaian di penjara.
"Damai dan tenang! Seorang pria menyerahkan diri ke tim kemarin sore setelah memberi tahu kami bahwa dia lebih suka kembali ke penjara," tulisnya.
Sepertinya, pria ini tak tahan dengan rekan serumahnya hingga merindukan masa-masa ketika menghabiskan waktu bersama rekannya sesama narapidana.
"Daripada harus menghabiskan lebih banyak waktu dengan orang-orang yang tinggal bersamanya," lanjut postingan polisi. Pria itu menyerahkan diri ke Kantor Polisi Burgess Hill pada hari Rabu sekitar jam 5 sore.
Akhirnya, petugas memenuhi keinginan pria itu dan menggiringnya kembali ke dalam penjara untuk menjalani sisa hukumannya.
Sebuah studi yang dirilis Oktober tahun lalu mengungkap lebih dari setengah populasi (53 persen) marah dengan rekan serumah atau keluarga semenjak pandemi, menurut Sky News.
Penelitian yang dilakukan oleh King's College London dan Ipsos MORI juga menemukan hampir seperempat orang berdebat dengan teman atau keluarga tentang perilaku mereka di tengah pembatasan Covid-19.
Baca Juga: Masuk Penjara Sejak Remaja, Pria Tua Ini Takjub Lihat Gedung Tinggi
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Negosiasi Islamabad Buntu, Israel Panaskan Mesin Siap Serang Iran dalam Waktu Dekat
-
Oknum Polisi Diduga Terlibat di Pabrik Narkoba Zenith Semarang, Apa Perannya?
-
Sekjen DPR Menang Praperadilan, KPK Tak Menyerah: Hukum Belum Berakhir!
-
Protes Pemberitaan dan Karikatur Surya Paloh, Massa Partai Nasdem Kepung Kantor Tempo di Palmerah
-
Geger Mobil Polisi Disebut Tabrak Warga Saat Tawuran di Tebet, Kapolsek Membantah
-
Bagaimana Cara Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz?
-
Manuver ke Putin dan Macron, Prabowo Dinilai Sedang Jalankan Strategi Penyeimbang Diplomasi
-
Pengamat Sorot Titah Prabowo ke TNI, Polri dan BIN Sebelum ke Eropa: Sinyal Tegas Jaga Stabilitas
-
Jakarta Masih Rawan 'Rayap Besi', Pramono Anung: Pelan-Pelan Kami Benahi dan Tindak Tegas!
-
Kenapa Amerika Serikat Pakai Nama Menteri Perang, Bukan Menteri Pertahanan?