Suara.com - Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi ikut muncul dalam rapat bersama Komisi B selaku koordinator, dalam pembahasan kasus korupsi Direktur Utama nonaktif Perumda Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan.
Namun, rapat itu ditunda karena kurangnya kesiapan Perumda Sarana Jaya.
Seusai rapat, Prasetio menemui awak media yang menantikan keterangan mengenai pertemuan itu.
Dalam kesempatan itu, Prasetio memberikan klarifikasi mengenai pemberitaan miring mengenai dirinya.
Untuk diketahui, beredar pemberitaan dari salah satu media massa nasional mengenai keterlibatan Prasetio dalam kasus korupsi Yoory. Prasetio disebut ikut memuluskan anggaran yang sudah di-markup hingga bisa dicairkan.
Dalam pemberitaan Koran Tempo 10 Maret, disebutkan pada 14 November Sarana Jaya mendapat Penyertaaan Modal Daerah (PMD) sebesar Rp 285 miliar.
Namun, ketika rapat badan anggaran DPRD selanjutnya yang dipimpin Prasetio, PMD itu malah naik menjadi Rp 1,285 triliun.
"Saya juga di sini mengklarifikasi karena terus terang aja ada kesebut nama saya gitu, sebagai Ketua DPRD, lantai 10," ujar Prasetio di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (15/3/2021).
Prasetio lantas menunjuk salah satu wartawan yang menulis berita keterlibatannya dalam kasus korupsi itu. Ia menyebut keterangan ini menjadi bagian dari klarifikasinya.
Baca Juga: Anak Buah Anies Belum Siap, Pembahasan Korupsi Sarana Jaya di DPRD Ditunda
"Saya gak tau, ini nih orangnya. Enggak tau dari mana juga (sumber pemberitaannya), saya harus klarifikasi dia," kata Prasetio sambil menunjuk jurnalis yang dimaksud.
Prasetio mengakui tak tahu mengapa bisa ada kenaikan dana anggaran itu. Sebab, ia selaku Ketua Banggar DPRD DKI, hanya menyetujui apa yang sudah direncanakan Gubernur Anies Baswedan.
"Pengesahan apakah ini diiyakan atau ditidak-kan. Mengenai anggaran adanya forum, ada TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah ) dan Banggar," tuturnya.
Selain itu, saat pembahasan di Komisi B, Prasetio mengaku tak terlibat. Sebab ia yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD tak memimpin Komisi atau menjadi koordinatornya.
"Ketua komisinya bukan saya. Koordinatornya juga bukan saya. Kok tiba-tiba, ujug-ujug nama saya. Ini nama saya, ini sedap-sedap tak enak. Ngeri-ngeri sedap."
Berita Terkait
-
Anak Buah Anies Belum Siap, Pembahasan Korupsi Sarana Jaya di DPRD Ditunda
-
Tak Sudi Diseret Korupsi Yoory, Ketua DPRD DKI Minta Anies Tanggung Jawab
-
Namanya Terseret Korupsi Anak Buah Anies, Ketua DPRD: Sedap-sedap Gak Enak
-
KPK Santai Diancam Mau Digugat Gegara Belum Umumkan Status Anak Buah Anies
-
Bantah Wagub, Dinas Perumahan Sebut Korupsi Yoory Bukan Rumah DP Rp 0
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Militer AS Bom Kapal Diduga Bermuatan Narkotika di Samudera Pasifik: 1 Tewas 2 Selamat
-
Si Loreng dan Wirabumi: Sapi Kurban Jumbo Prabowo-Gibran yang Curi Perhatian di Istiqlal
-
Harga Domba Capai Rp76 Juta! Cerita Miris Idul Adha 2026 Umat Muslim Gaza
-
Intip Momen Iduladha Prabowo di Paris: Salat Bareng Diaspora hingga Santap Bersama
-
Idul Adha 2026 di India Utara Mencekam! Salat Id Dibatasi hingga Diintimidasi
-
Tentara Israel Klaim Tewaskan Kepala Militer Hamas dalam Serangan di Gaza
-
Nekat Nyabu saat Malam Takbiran, Dua Pria di Tanjung Priok dan Kelapa Gading Ditangkap
-
Viral! Sapi Kurban di Ciputat Ngamuk dan Lepas, Lari Sampai ke Asrama Putri UIN!
-
Presiden Masoud Pezeshkian: Iran Siap Berdamai Akhiri Perang
-
Pelipur Lara! Gubernur Pramono Kurban Sapi 1,1 Ton untuk Korban Kebakaran Tamansari