Suara.com - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono menyambangi Kantor Kejaksaan Agung (Kejagung) RI untuk bertemu dengan Jaksa Agung Burhanuddin, Kamis.
Saat ditanya maksud dan tujuannya ke Kejaksaan Agung, Trenggono mengaku hanya bersilaturahmi.
"Silaturahim saja dengan sahabat," kata Trenggono yang buru-buru masuk ke dalam mobil dinasnya RI 39.
Sementara Jaksa Agung Burhanuddin yang didampingi Kapuspenum dan Jaksa Agung Pengawas, enggan berkomentar usai pertemuannya dengan Menteri KKP.
Pertemuan tersebut berlangsung singkat, Trenggono tiba di Kantor Kejaksaan Agung sekitar pukul 15.01 WIB. Kedatangan Mantan Wakil Meteri Pertahanan tersebut tanpa pemberitahuan.
Sekitar pukul 15.30 WIB, Trenggono keluar dari Menara Kartika Adhyaksa didampingi Jaksa Agung dan langsung menuju mobilnya.
Saat ditanyakan apakah ada pembahasan mengenai kasus yang ditangani pihaknya dan Kejagung, Trenggono menjawab tidak ada.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Leonardo Eber Ezen Simanjuntak menjelaskan, kedatangan Menteri KKP untuk mempererat hubungan kerja sama antara Kejagung dan KKP dalam mengawal proyek-proyek strategis nasional.
"Selama ini kan kejaksaan ikut mengawal proyek-proyek pembangunan dan pendampingan dalam bidang perdata dan tata usaha, untuk memperkuat kembali karena beliau pejabat baru juga," kata Leonard.
Baca Juga: Alasan Jaksa Agung ST Burhanuddin Dukung Soeprapto Jadi Pahlawan Nasional
Saat ditanya apakah pertemuan tersebut membahas kasus pidana di sektor perikanan. Leornard mengatakan tidak ada.
"Tidak ada dibicarakan (kasus) itu, peningkatan hubungan kerja sama saja," kata Leonard. (Antara)
Berita Terkait
-
Langsung Ditelepon Prabowo, Menteri Trenggono Ungkap Kondisinya Usai Pingsan Saat Upacara
-
Usai Pingsan Saat Upacara Duka, Kondisi Menteri Trenggono Berangsur Pulih
-
Momen Haru Pelepasan Jenazah Korban Pesawat ATR-42-500, Menteri KKP Sempat Pingsan
-
Rekaman Detik-detik Menteri Trenggono Ambruk Saat Upacara Penghormatan Korban Pesawat ATR
-
Menteri Trenggono Ikut Presiden ke London dan Davos Sebelum Pingsan, Tapi Besok Sudah Ngantor
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Dharma Pongrekun Soal Virus Nipah: Setiap Wabah Baru Selalu Datang dengan Kepentingan
-
Di Persidangan, Noel Sebut Purbaya Yudhi Sadewa 'Tinggal Sejengkal' ke KPK
-
Rano Karno Ungkap Alasan Jalan Berlubang di Jakarta Belum Tertangani Maksimal
-
Percepat Pemulihan Pascabencana Sumatra, Mendagri-BPS Bahas Dashboard Data Tunggal
-
Ironi 'Wakil Tuhan': Gaji Selangit Tapi Masih Rakus, Mengapa Hakim Terus Terjaring OTT?
-
Gus Ipul Tegaskan Realokasi PBI JKN Sudah Tepat
-
Skandal Suap DJKA: KPK Dalami Peran 18 Anggota DPR RI Periode 2019-2024, Ini Daftar Namanya
-
Kabar Baik! Istana Percepat Hapus Tunggakan BPJS Triliunan, Tak Perlu Tunggu Perpres?
-
Gus Ipul Tegaskan Percepatan Sekolah Rakyat Nias Utara Prioritas Utama Presiden Prabowo
-
Survei IPI: Sjafrie Sjamsoeddin Hingga Purbaya Masuk Bursa Bakal Capres 2029