Suara.com - Sejumlah aparat kepolisian terlihat sibuk melakukan penjagaan ketat di sekitar area gedung Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Penggilingan, Jakarta Timur jelang sidang lanjutan eks pentolan FPI Habib Rizieq Shihab, Selasa (23/3/2021) hari ini. Berbagai cara dilakukan polisi untuk mengurai massa simpatisan Rizieq agar tak berkerumun.
Berdasarkan pantauan Suara.com di lokasi, sejumlah simpatisan Habib Rizieq terlihat mulai berdatangan. Meski jumlahnya tak seberapa, aparat kepolisian terutama Tim Pemburu Covid-19 terus mengimbau ingatkan soal penerapan protokol kesehatan.
Sejumlah simpatisan Rizieq yang mayoritas merupakan ibu-ibu atau biasa disapa emak-emak terlihat menyatakan protes tak bisa menyaksikan langsung persidangan Habib Rizieq di PN Jakarta Timur.
Aparat memang selektif dan membatasi akses massa simpatisan Rizieq dengan alasan sidang digelar secara online atau virtual.
Namun terlihat sejumlah simpatisan Rizieq tersebut tak terima dan akhirnya terjadi sedikit keributan. Aparat coba melakukan pendekatan persuasif dengan menerjunkan polisi wanita atau polwan di lokasi. Namun, simpatisan Rizieq tetap tak terima.
Cara lain untuk mengurai ada terjadinya kerumunan, salah satunya imbauan melalui pengeras suara. Aparat juga terlihat melakukan pendekatan dengan memutar lantunan Asmaul Usna atau 99 nama-nama Allah melalui pengeras suara.
"Ayo kita jangan bergerombol, gunakan masker dengan baik, jaga jarak. Agar Covid-19 bisa pergi dari negara kita ayo bapak-bapak ibu-ibu sekalian kita bekerjasama jangan egois, rugi," kata salah satu aparat seraya memutar lantunan Asmaul Usna dari pengeras suara.
Berita Terkait
-
Suasana Terkini di PN Jakarta Timur Jelang Sidang Habib Rizieq
-
Ribuan Personel Gabungan Jaga Ketat Sidang Habib Rizieq Hari Ini
-
Habib Rizieq Tolak Sidang Virtual, Ferdinand: Drama untuk Bikin Gaduh
-
Jalani Sidang Lagi, Habib Rizieq Kembali akan Dihadirkan Secara Virtual
-
Teddy PKPI ke Habib Rizieq: Kalau Nanti Divonis Berat, Jangan Banyak Bacot
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Sidang Vonis Kasus K3: Akankah Eks Wamenaker Noel Dihukum 5 Tahun Bui?
-
Jurus Senyap Prabowo Bongkar Borok BGN: Gandeng BPKP dan PPATK Sebelum 'Gilas' Orang Kepercayaan
-
Dinilai Ilegal Dunia Internasional, Israel Ngotot Bangun Permukiman Besar-besaran di Tepi Barat
-
Netanyahu Abaikan Trump! Zionis Israel Bunuh 9 Warga Lebanon Termasuk Tenaga Medis
-
Kasus Korupsi BGN: Prabowo Panggil BPKP dan PPATK Usai Terima Laporan
-
Keamanan AS Mencekam Jelang Kick Off Piala Dunia 2026, Aksi Penyanderaan 12 Jam Berujung Tragis
-
'Bela Rakyatmu, Prabowo!': Nasihat Soemitro di Balik Keputusan Pahit Presiden Pecat Dadan Cs
-
Disebut Orang Gila oleh Trump, Benjamin Netanyahu: Kami Tetap Sahabat
-
Kritik Kunjungan LN Prabowo, Mahfud MD: Terlalu Sering Itu Boros, Produknya Harus Jelas!
-
Detik-detik Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK, Ajudan Dorong Awak Media