Suara.com - Seorang perempuan ditabrak kendaraan truk yang dikemudikan mantan pacarnya, Wahyudi (39). Wahyudi tetap meninggalkan lokasi, walaupun korban dalam keadaan terluka parah, selanjutnya korban diperkosa penjaga tempat karaoke bernama Adi Prayitno alias Dalbo (28).
Saat ini, Wahyudi yang bekerja sebagai supir truk pengangkut semen dan Dalbo sudah ditangkap polisi Malang.
Wahyudi berasal dari Dusun Jaten, Desa Ngino, Kecamatan Semanding, Kabupaten Malang, sedangkan Dalbo berasal dari Desa Dilem, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.
Pada Selasa (23/3/2021), sekitar jam 01.30 WIB, Wahyudi keluar dari tempat karaoke 88 yang berada di Jalan Raya Pakisaji, Malang. Dia masuk ke dalam truk dan bermaksud untuk istirahat.
Beberapa saat kemudian, korban mendatangi Wahyudi.
Ketika diperiksa polisi, keterangan Wahyudi cenderung menyalahkan korban.
“Pintu truk digedor-gedor pak. Lalu saya bermaksud pergi karena nggak mau bertengkar lagi. Sudah capek pak, setiap bertemu selalu bertengkar,” kata Wahyudi di Polres Malang, Kamis (25/3/2021), siang.
Setelah didatangi korban yang tidak terima diputuskan secara sepihak, Wahyudi menyalakan mesin truk untuk meninggalkan lokasi.
“Truk saya nyalakan, lalu mundur dan menabrak korban,” kata Wahyudi.
Baca Juga: Terungkap! Pembunuhan Pemandu Karaoke di Malang Diduga Motifnya Asmara
Dalam laporan Beritajatim dideskripsikan kodisi korban setelah dilindas ban bagian belakang truk.
Korban tergeletak, sementara Wahyudi terus saja meninggalkan tempat kejadian perkara. Kemudian dia menghubungi Dalbo untuk memberitahu kejadian barusan.
“Saya telpon Dalbo. Minta tolong untuk melihat kondisi (korban) setelah saya tabrak,” kata Wahyudi.
Kepada polisi, Dalbo mengaku menyeret tubuh korban ke salah satu tempat. Saat itu, Dalbo sedang mabuk.
Dalbo kemudian melakukan pelecehan seksual terhadap korban yang sedang terluka parah.
“Saya perkosa satu kali. Saya seret, saya bawa ke tepi jalan di depan lokasi kejadian itu,” kata Dalbo.
Berita Terkait
-
Diperkosa di Tempat Kerja, Buruh Tuli di Sumatra Kini Menganggur dan Hidup dalam Trauma
-
Diperkosa Saat Bekerja di Kebun Sawit, Buruh Tuli Justru Di-PHK dan Pelaku Belum Ditangkap
-
Remaja 17 Tahun di Cipondoh Dicekoki Miras Lalu Diperkosa, Pelaku Utama Masih Buron!
-
Viral Remaja 18 Tahun Diperkosa 2 Polisi di Jambi, Impian Jadi Polwan Pupus
-
Kasir Alfamart Diperkosa Atasan hingga Tewas, Liciknya Heryanto Demi Hilangkan Jejak Pembunuhan Dini
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Ada Pihak Coba Adu Domba? Kapolri di Mabes TNI: Silakan Langsung Berkomunikasi, Kami Terbuka!
-
Perancang Masjid Istiqlal hingga Monas Friedrich Silaban Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional
-
Macet 850 Meter! Pembetonan Jalan Kebon Sirih 'Caplok' Dua Lajur Hingga September
-
Detik-detik Mahasiswa Hadang Mobil Berpelat Dinas Kejaksaan, Tuntut Transparansi Kasus Eks Jampidsus
-
Jangan Pilih Kasih! Kejagung Didesak Segera Tahan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Derita Berlipat Ibu Korban Little Aresha: Berjuang Sembuhkan Trauma Anak Sekaligus Diri Sendiri
-
Pramono Anung Minta Ancaman Teror Bom di Srengseng Sawah Didalami, Sekolah Harus Tetap Jalan
-
Tertangkap! Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Warga Sekitar
-
Konflik Polri-Kejagung Memanas, Benny K Harman Desak DPR Gulirkan Hak Angket
-
Tampang Lesu Sopir Angkot Bekasi yang Viral Ngamuk di Jalan Resmi Tersangka, Ini Motifnya