Suara.com - Istilah roasting di dunia komedi belakangan viral setelah komika Kiky Saputri bercerita mengenai pengalamannya me-roasting seseorang dalam sebuah obrolan di kanal Youtube milik Denny Sumargo. Kiky Saputri sebelumnya juga dikenal sebagai komika yang kerap me-roasting pejabat publik seperti Fadli Zon dan Susi Pudjiastuti. Lalu apa itu roasting?
Apa itu roasting di dalam stand up comedy?
Dikutip dari Cambridge Dictionary, roasting berarti perbuatan mengkritik seseorang dengan jalan marah. Kiky Saputri sebelumnya diketahui pernah menjadikan Fadli Zon sebagai guyonan di sebuah open mic. Dia menyindir sang politikus soal hobinya dan para anggota dewan yang kerap kunjungan ke luar negeri.
Roasting sebenarnya memiliki tempat tersendiri dalam tradisi komedi Amerika Serikat sejak tahun 1950. Roasting menjadi komedi sekaligus sarana mengkritik kebijakan seorang tokoh atas kebijakannya kepada publik.
Di Amerika Serikat, komedi roasting paling terkenal adalah Comedy Central Roast yang ditayangkan di televisi. Dalam acara tersebut pernah menampilkan tokoh-tokoh besar seperti Pamela Anderson, Justin Bieber, bahkan Presiden Donald Trump.
Etika dalam roasting
Etika penting yang harus diperhatikan dalam roasting adalah memastikan tokoh-tokoh sasaran setuju bahwa dirinya bakal di-roasting. Dengan demikian, tidak semua orang bisa melakukan roasting dengan sesuka hati, apalagi mereka mengumbar kejelekan orang di media sosial.
Biasanya produser acara komedi dan target yang akan di-roasting melakukan kesepakatan di belakang layar soal hal-hal apa saja yang boleh dijadikan bahan lawakan.
Sang tokoh boleh memberikan batasan misalnya sejauh apa kehidupan pribadinya boleh dibicarakan, apakah nama anggota keluarganya boleh disebut, dan apakah si komika boleh menyebutkan ciri fisik tertentu jika si target berperawakan gendut, pendek, dan jerawatan.
Baca Juga: Mudik Dilarang, Ini 6 Fakta Larangan Mudik Lebaran 2021
Masyarakat awam tak jarang meniru guyonan serupa di media sosial
Masih banyak orang yang tidak mengetahui skema kesepakatan ini dalam sebuah komedi roasting. Dampaknya, mereka meniru guyonan serupa di media sosial dan terkesan tanpa etika. Padahal, roasting yang merupakan acara komedi yang mengandung ejekan atau penghinaan terhadap seseorang juga bertujuan untuk menghormati orang tersebut dengan cara unik dan berbeda.
Selain lelucon, komedi roasting juga boleh memasukkan unsur pujian dan penghormatan. Diharapkan orang yang menjadi sasaran roasting mampu menerima lelucon dengan selera humor yang baik, tidak sekadar dianggap kritik yang menjatuhkan.
Itulah arti roasting di dalam stand up comedy.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Tag
Berita Terkait
-
Liburan ke Jepang Tanpa Bawa Anak Angkat, Kiky Saputri Ungkap Faktanya
-
Cesen Ungkap Perubahan Besar Suaminya, Kiky Saputri Jambak Marshel Widianto
-
The Founder5: Unfinished Business, Ketika Stand Up "Nge-kill" Tapi Sketsa Kehabisan Napas
-
Di Balik Gap Usia: Saat Roasting Antar Generasi Dinormalisasi
-
The Founder 5 Siap Tampil di Istora, Panggung Terakhir Raditya Dika Cs?
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Teriakan Histeris Anak Pulang Kerja Ungkap Kematian Misterius Satu Keluarga di Warakas
-
Misteri Kematian Satu Keluarga di Warakas, Polisi Temukan Teh dan Jasad Melepuh
-
Anggaran Besar, Celah Lebar: Mengapa Pendidikan Selalu Jadi Lahan Basah Korupsi?
-
Terbongkar! SP3 Kasus Nikel Konawe Utara 'Disimpan' 21 Hari oleh Pimpinan KPK Lama
-
Kereta Panoramic Jadi Tren Wisata Baru, Jumlah Penumpang Tumbuh 38,6 Persen Sepanjang 2025
-
Wakapolri Tinjau Arus Balik Libur Nataru, Skema One Way hingga Contraflow Disiapkan
-
Proyek Pengendali Banjir Fatmawati Dimulai, Jalan H. Nawi Bakal Menyempit Selama Setahun
-
Begini Situasi Manggarai Sore Tadi, Tawuran Warga yang Bikin Rute Transjakarta Dialihkan
-
LPSK Berkoordinasi dengan Amnesty Internasional soal Teror Kritik Penanganan Bencana Sumatra
-
KUHAP Baru Berlaku, Hinca Panjaitan: Tak Ada Lagi Pelanggaran HAM