Suara.com - Petugas rumah tahanan kelas 2B Ponorogo menggagalkan upaya penyelundupan narkoba ke dalam sel yang dilakukan dengan cara memasukkannya ke dalam kulit kardus.
Upaya penyelundupan dilakukan pada Senin (29/3/2021). Seseorang mengirimkan paket makanan yang dibungkus pakai kardus lewat jasa kurir untuk warga binaan berinisial FK.
“Jadi dia memanfaatkan kurir ekspedisi sehingga kami tidak bertemu langsung dengan pengirim,” kata Kepala Rutan Kelas 2B Ponorogo Arya Galung, Selasa (30/3/2021).
Setelah paket makanan tiba, petugas memanggil FK untuk memastikannya.
“Setelah petugas membuka dan cek semua isi paket berupa makanan tidak diketemukan barang terlarang,” kata Arya.
Tetapi kecurigaan timbul setelah FK meminta secara paksa kardus yang akan dibuang petugas. FK mengatakan kardus tersebut akan dipakai untuk alas tidur.
Petugas kemudian merobek kardus bekas bungkus makanan dan menelitinya.
“Jadi narkotika itu diselipkan di dalam kulit kardus tersebut," kata Arya.
Menurut laporan Beritajatim, berbagai cara dilakukan untuk menyelundupkan narkoba ke sel, belum lama ini petugas rutan tersebut menggagalkan upaya penyelundupan yang dilakukan dengan memasukkan barang haram ke dalam botol sampo.
Baca Juga: Sifat Adiktif Narkoba Lebih Cepat Dialami oleh Remaja Daripada Orang Dewasa
Berita Terkait
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Ribuan Pil Berbahaya Disita dari Tiga Lokasi di Tanah Abang, Tiga Pengedar Diringkus
-
Lapas Surabaya Hadirkan Wartelsuspas Digital untuk Warga Binaan
-
Dittipideksus Bareskrim Bongkar Sindikat Penyelundupan Bawang Ilegal Asal Malaysia
-
Industri Vape Legal Terancam: 150 Ribu Pekerja Waswas Kehilangan Mata Pencaharian
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
Terkini
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban
-
Keracunan atau Apa? 8 Fakta Tewasnya Sekeluarga di Tenda Kamping Temanggung