Suara.com - Pendaftaran calon praja/taruna/mahasiswa sekolah kedinasan 2021 telah dibuka sejak 9 April dan akan ditutup pada 30 April besok. Tahun ini, sedikitnya ada 8 instansi yang menjaring mahasiswa baru. Untuk lebih jelasnya, simak informasi link sekolah kedinasan 2021 berikut ini.
Adapun sekolah yang membuka seleksi di antaranya Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Keuangan, Kementerian Hukum dan HAM, Badan Pusat Statistik, Badan Intelijen Negara, BMKG, Badan Siber dan Sandi Negara, serta Kementerian Perhubungan.
Link Sekolah Kedinasan 2021
Bagi yang berminat dapat melakukan pendaftaran dengan mengakses laman https://sscasn.bkn.go.id yang dan https://dikdin.bkn.go.id/. Nah, Berikut ini link sekolah kedinasan 2021 dari 8 instansi untuk informasi registrasi yang lebih lengkap.
- Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN): https://pknstan.ac.id atau https://www.spmb.pknstan.ac.id/
- Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN): https://spcp.ipdn.ac.id/2021/
- Politeknik Statistika STIS: https://spmb.stis.ac.id/
- Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG): https://ptb.stmkg.ac.id/
- Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN): https://ptb.stin.ac.id/
- Badan Siber dan Sandi Negara Politeknik SSN: https://poltekssn.ac.id/pendaftaran/
- Poltekip dan Poltekim : https://catar.kemenkumham.go.id/
- Sekolah kedinasan yang dinaungi Kementerian Perhubungan: https://sipencatar.dephub.go.id/
Ada sejumlah persyaratan umum yang harus dilengkapi saat mendaftar sekolah kedinasan yakni:
- Kartu Tanda Penduduk (KTP)
- Kartu Keluarga (KK)
- Ijazah terakhir
- Rapor SMA/sederajat
- Pas foto
- Dokumen lain sesuai ketentuan masing-masing
Sebagai catatan, Anda hanya bisa memilih satu sekolah kedinasan saja dan untuk informasi terkait tanggal pendaftaran hingga persyaratan bisa mengakses situs atau link pada masing-masing sekolah kedinasan.
Kontributor : Lolita Valda Claudia
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan
-
Habib Jafar: Ramadan Momentum Jadi Muslim Kaya Hati, Bukan Sekadar Kaya Materi
-
Hakim Tetapkan Kerugian Negara Kasus Korupsi Minyak Pertamina Sebesar Rp9,4 Triliun
-
Divonis 9 Tahun Penjara, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Sebut Fakta Sidang Diabaikan
-
Ancaman Nyata dari AS hingga AI: Bagaimana RI Menjaga 'Benteng' Pembangunan Nasional di 2026?