Suara.com - Seorang pria di Thailand meledakkan mobil mantan istrinya dengan bom molotov karena cemburu buta. Menyadur The Sun Jumat (30/04), mantan istrinya saat itu sedang tidur bersama pacar barunya di dalam mobil yang ia ledakkan.
Rekaman CCTV menunjukkan pria bernama Niwat Chankaew itu melempar bom molotov dengan bahan peledak bensin ke arah mobil lalu melarikan diri.
Pria itu diduga melacak mobil mantan istrinya di sebuah pom bensin dan amarahnya meledak saat melihat wanita itu bersama pria lain. Ia kemudian kembali dengan bom rakitan dan melemparnya ke arah mobil lalu kabur.
Api dengan cepat melalap mobil pengangkut itu dan seorang pria berkemeja merah terlihat berusaha menyelamatkan diri. Mantan istrinya, Pattarapond Kongsidee (26) hanya mengalami luka bakar ringan bersama dengan pacar barunya.
Pada polisi wanita itu mengatakan sedang singgah di pom bensin untuk beristirahat dalam perjalanan mengantar buah dengan pacar barunya ketika insiden itu terjadi. "Dia adalah mantan suamiku."
"Kami memiliki satu anak, tapi saya harus meninggalkannya setelah saya tahu dia menjual narkoba."
"Saya pikir kami akan mati. Dia menghancurkan jendela yang membuat pecahan kaca di mana-mana dan membuatnya semakin sulit untuk melarikan diri dan memadamkan api."
"Kami menanggung sendiri tagihan perbaikan 170.000 baht (Rp 78 juta). Kami juga kehilangan semangka yang seharusnya kami kirim, yang harganya 50.000 baht (Rp 23 juta) lagi."
Niwat Chankaew langsung dikejar polisi dan ia mengakui semua perbuatannya. pada petugas, ia mengatakan masih sakit hati dengan mantan istrinya.
Baca Juga: Turut Mendoakan, Mantan Istri Ungkap Ustadz Abdul Somad Menikah Tiga Kali
"Hati saya masih hancur. Saya mengatakan kepadanya untuk tidak datang ke Nakhon Si Thammarat sampai saya sembuh. Dia mengambil semuanya dan sekarang dia memberikannya pada orang lain."
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam