Suara.com - Ihsan seorang warga Bojong Gede, Kabupaten Bogor menjadi korban penipuan yang diduga dilakukan seorang pria bernama Ardian. Akibatnya sepeda motor Yamaha Lexi miliknya raib dibawa kabur pelaku.
Adapun modus penipuan dalam kasus ini, mengiming–imingi korban pekerjaan sebagai kru di salah satu stasiun televisi swasta yang beralamat di kawasan Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat.
Kepada korban pelaku Ardian mengaku bekerja di stasiun televisi nasional itu.
“Ardian M, dia mengaku dari MNC menawarkan pekerjaan kepada saya dan anak saya. Kata dia butuh lima orang untuk dijadikan kru. Menarik-narik kabel lah,” kata Ihsan kepada wartawan di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (28/5/2021).
Peristiwa ini berawal saat korban bertemu pelaku di sekitar Kantor Bupati Bogor, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Pemda Kabupaten Bogor) pada Kamis (27/5/2021) lalu.
Korban diketahui berprofesi sebagai pedagang kopi keliling di kawasan itu.
Saat pertemuan itu, pelaku mengatakan kepada korban membutuhkan lima orang untuk diperkerjakan. Mendengar tawaran itu Ihsan mengaku tertarik.
“Sekitar dua jam kami sambil ngobrol di Pemda, dia minum kopi yang saya jual, terjadilah penawaran,” jelas Ihsan.
“Dia mau memperkerjakan saya sebagai kru, apalagi saya sudah tua. Saya mah nggak harapin gaji yang penting saya punya kesibukan,” sambungnya.
Baca Juga: Pengin Dapat Duit dari Balik Sel, Napi Bajak Akun FB Bupati untuk Penipuan
Pada saat itu juga pelaku meminta korban menyiapkan sejumlah dokumen pribadi sebagai persyaratan, dan harus dibawa pada besok harinya.
Kemudian pada Jumat (28/5/2021), sekitar pukul 09.00 WIB, korban bertemu kembali dengan pelaku, membawa persyaratan yang sebelumnya diminta.
“Jam sembilan saya kasih berkas yaitu fotokopi KK, KTP, dan pas foto, foto setengah badan, sama ijazah itu doang persyaratannya,” jelas Ihsan.
Usai menyerahkan dokumen itu, pelaku dan korban membuat janji untuk pergi ke kawasan Gondangdia, kantor stasiun televisi yang dijanjikan, pada pukul 13.00 WIB.
“Tapi sebenarnya saya minta hari Senin ke MNC nya, tapi kata dia harus hari ini, karena buat kasih berkas doang sama ambil seragam,” imbuhnya.
Akhirnya tepat pukul 13.00 WIB, menggunakan sepeda motor korban, keduanya pergi menuju kawasan Gondangdia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Bedak Apa yang Bikin Muka Glowing? Ini 7 Rekomendasi Andalannya
- 7 Sepatu Running Adidas dengan Sol Paling Empuk dan Stabil untuk Pelari
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
Pilihan
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
-
Liburan Keluarga Berakhir Pilu, Bocah Indonesia Ditabrak Mati di Singapura
-
Viral Oknum Paspampres Diduga Aniaya Driver Ojol di Jakbar, Dipicu Salah Titik dan Kata 'Monyet'
-
Hasil Rapat DPR: Pasien PBI BPJS Tetap Dilayani, Pemerintah Tanggung Biaya Selama 3 Bulan
-
OJK Bongkar Skandal Manipulasi Saham, PIPA dan REAL Dijatuhi Sanksi Berat
Terkini
-
Pesan Prabowo untuk Thomas Djiwandono yang Resmi jadi Deputi Gubernur BI
-
Mantan Kepala LKPP Ungkap Aturan Harga E-Katalog dalam Sidang Dugaan Korupsi Nadiem Makarim
-
Ibu Korban Kecelakaan Maut di Singapura Masih Dirawat Intensif, Pengemudi Resmi Ditahan
-
Fakta Baru Kasus Pria Dikira Panggul Mayat, Biawak Gagal Dijual Dibawa Pulang Jalan Kaki
-
Terima Aspirasi Amnesty, DPD RI Dorong Penyelesaian Damai Konflik dan Penguatan HAM di Papua
-
Amnesty Internasional Laporkan Tragedi Gearek ke DPD: Heli Militer Diduga Serang Pemukiman
-
Pimpinan DPD RI soal Laporan Tragedi Gearek: Kekerasan di Papua Bukan Lagi Rahasia Umum!
-
Sempat Dinonaktifkan, Mensos Pastikan BPJS PBI 106 Ribu Pasien Katastropik Aktif Otomatis
-
Hampir Separuh Laut Dunia Kini Tercemar Sampah: Apa yang Bisa Dilakukan?
-
Pelajar Tewas Gegara Jalan Berlubang di Matraman, Polisi Dalami Faktor Infrastruktur