Suara.com - Beredar informasi bahwa Kerajaan Arab Saudi melalui Kementerian Haji dan Umrah Arab telah mengumumkan bahwa pelaksanaan ibadah haji 2021 akan dilaksanakan kembali dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Namun demikian, Kerajaan Arab Saudi belum mengumumkan informasi secara resmi terkait pelaksanaan dan kuota jamaah haji tahun 2021 ini.
Komite Tinggi Haji Kerajaan Arab Saudi telah menggelar sidang terkait pelaksanaan haji 2021. Sidang tersebut dipimpin oleh Ketua Komite Tinggi Haji, Pangeran Abdul Aziz bin Saud yang merupakan Menteri Dalam Negeri Kerajaan Arab Saudi. Saat ini KBRI Riyadh telah melakukan komunikasi intensif dengan Kerajaan Arab Saudi untuk memberikan kemudahan kepada jamaah haji Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji pada tahun ini.
Sementara di Indonesia telah dilakukan berbagai persiapan menjelang penyelenggaraan ibadah haji 2021 yang dilakukan oleh Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag). Salah satu persiapan yang telah dilakukan adalah dengan membuat penyusunan panduan manasik haji di masa pandemi.
Panduan manasik haji tersebut disusun sebagai bagian pelayanan dan mitigasi jika haji dilaksanakan pada saat pandemi. Buku panduan tersebut diharapkan terbit pada awal Juni 2021 mendatang.
Persiapan lainnya yang dilakukan Kemenag adalah menyusun skenario alur pergerakan jamaah haji yang akan diterapkan jika Kerajaan Arab Saudi membuka pintu untuk jamaah haji asal Indonesia. Skenario alur pergerakan jamaah haji berdasarkan penjelasan Sekretaris Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah antara lain sebagai berikut.
- Tahap Pertama
Pada tahap pertama, seluruh jamaah haji diharuskan menerima vaksin. Jamaah haji wajib divaksin Covid-19 dan meningitis. - Tahap Kedua
Pada kedua, jamaah haji wajib menjalani karantina di asrama haji selama 3 x 24 jam. Saat tiba, jamaah haji akan menjalani tes swab antigen. Pada hari ketiga, jamaah haji wajib untuk tes swab PCR. Jika hasil negatif, jamaah akan diberangkatkan ke Arab Saudi jika hasil positif, jamaah haji diharuskan isolasi mandiri di asrama haji. - Tahap Ketiga
Tahap ketiga, jamaah haji dikarantina hotel di Mekkah selama 3 x 24 jam dengan maksimal 2 orang setiap kamar. Di hari ketiga, jamaah menjalani tes swab PCR. Jika negatif, jamaah haji akan bisa melaksanakan umrah. - Tahap Keempat
Pada tahap keempat, jamaah haji akan melaksanakan miqat dengan protokol kesehatan yang ketat. - Tahap Kelima
Pada tahap kelima, jamaah haji melakukan tawaf ifadlah dan umrah. Jamaah haji juga akan mendapatkan 3 kali kesempatan untuk mendatangi Masjidil Haram. - Tahap Keenam
Pada tahap keenam, jamaah haji akan diberangkatkan ke Madinah dan tinggal selama 3 hari disana. Oleh karena itu tidak ada pelaksanaan shalat Arbain. - Tahap Ketujuh
Pada tahap ketujuh, jamaah haji melakukan tes swab PCR sebelum pulang ke Indoensia. Jika hasilnya positif, jamaah akan langsung dipulangkan ke Indonesia, jika hasil positif maka jamaah haji wajib untuk isolasi mandiri di Madinah. - Tahap kedelapan
Pada tahap kedelapan atau yang terakhir ini, jamaah haji melakukan tes swab antigen setelah tiba di Indoensia. Apabila tes swab antigen menyatakan negatif, maka jamaah haji akan dipulangkan ke daerah masing-masing dan melakukan isolasi di rumah masing-masing, jika hasil positif maka jamaah haji diharuskan untuk isolasi mandiri di asrama haji.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Gegara Investasi Travel Haji Rp1,2 Miliar, Eks Sekjen Pordasi DKI Dihabisi Rekan Bisnis di Bantul
-
Pasar Saham RI Dibanjiri ARB Emiten Konglomerat
-
KPK Segera Tahan Gus Yaqut dan Gus Alex usai Audit Kerugian Negara Rampung
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza
-
Hadiri Majelis Persaudaraan Manusia di Abu Dhabi, Megawati Duduk Bersebelahan dengan Ramos Horta
-
Tiket Kereta Lebaran 2026 Telah Terjual Lebih Dari 380 Ribu, Purwokerto Jadi Tujuan Paling Laris
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
Kisah Epi, ASN Tuna Netra Kemensos yang Setia Ajarkan Alquran
-
KPK Masih Menyisir Biro Travel yang Ikut Bermain Jual-Beli Kuota Haji di Kemenag Periode 2023-2024
-
Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang
-
KPK Cecar 5 Bos Travel Terkait Kasus Kuota Haji, Telisik Aliran Duit Haram ke Oknum Kemenag
-
Soroti Siswa SD Bunuh Diri di Ngada, Ketua Komisi X DPR Desak Negara Hadir untuk Keluarga Miskin