Suara.com - Penerimaan calon pegawai aparatur sipil negara (ASN) untuk tahun 2021 hingga kini masih belum diumumkan secara resmi.
Pernyataan tersebut disampaikan Badan Kepegawaian Negara (BKN) setelah sebelumnya ramai diberitakan, penerimaan calon pegawai ASN dibuka pada akhir Mei 2021.
"BKN belum pernah mengumumkan secara resmi, kapan pembukaan penerimaan ASN tahun 2021," kata Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas BKN Paryono seperti dilansir Antara pada Sabtu (5/6/2021).
Paryono menyatakan semua tahapan mulai dari pengumuman, pendaftaran hingga seleksi dilakukan oleh BKN.
"Kendala belum diumumkan karena terkait dengan regulasi yang sampai saat ini belum turun," katanya.
Selain itu, kata dia, adanya perubahan dan revisi terkait formasi yang belum selesai dilakukan berbagai instansi.
Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) tambahan ASN secara nasional pada tahun anggaran 2021 untuk pemerintah pusat dan daerah sebanyak 1.275.387 orang.
Rinciannya sebanyak 83.669 orang untuk pemerintah pusat, terbagi atas 57.547 orang untuk ASN dan 26.122 orang untuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
Sementara untuk pemerintah daerah sebanyak 1.191.718 orang terbagi atas 119.094 orang untuk PNS dan 1.072.623 orang untuk PPPK.
Baca Juga: Formasi CPNS di Daerah dari DIY hingga Jawa Timur
Sebelumnya diberitakan, sejumlah daerah bersiap membuka lowongan formasi calon pegawai ASN yang dimulai pada 31 Mei 2021. Bahkan, beberapa pemerintah daerah mengumumkan hal tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP
-
Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan
-
Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus
-
Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?
-
Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP
-
Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas
-
3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS