Suara.com - Sebuah maskapai penerbangan Amerika Serikat mengumumkan akan membeli 15 pesawat supersonik baru, yang diklaim mampu terbang dari dari New York ke London hanya 3,5 jam.
United Airlines, disadur dari NDTV Senin (7/6/2021), mengumumkan akan untuk membeli 15 pesawat dari startup maskapai Boom Supersonic.
Di bawah perjanjian komersial, United Airlines akan membeli pesawat "Overture" Boom setelah pesawat memenuhi "persyaratan keselamatan, operasi, dan keberlanjutan yang dituntut United".
Dalam siaran pers bersama, maskapai penerbangan AS tersebut mengungkapkan jika diharapkan pesawat tersebut mulai beroperasi pada 2029.
Pengumuman tersebut dianggap mengembalikan potensi perjalanan udara berkecepatan tinggi setelah Concorde ditutup pada tahun 2003.
Meski demikian, beberapa analis menyatakan skeptis pada pesawat tersebut, terutama pada jangka waktu yang relatif cepat.
Perjanjian tersebut mencakup 15 pesawat dan termasuk opsi bagi United untuk mendapatkan 35 pesawat tambahan. Perusahaan tidak mengungkapkan persyaratan keuangan.
"Ini ide yang menarik, tetapi ada banyak pertanyaan," kata Michel Merluzeau, seorang ahli di konsultan AIR/
Merluzeau memperkirakan bahwa mengembangkan jet komersial baru yang disetujui oleh regulator dapat menelan biaya USD10 hingga 15 miliar.
Baca Juga: Jumlah Masjid dan Jemaah Salat Jumat di Amerika Serikat Meningkat
"Kita harus realistis tentang ini," tambah Merluzeau. Ia berpendapat jika pesawat supersonik tersebut lebih mungkin akan beroperasi pada tahun 2035 atau 2040.
Merluzeau mengatakan juga tidak jelas apakah United telah menyetujui pembayaran apa pun atau apakah pengumuman itu mewakili niat untuk membeli.
Pesawat Boom mampu terbang dengan kecepatan dua kali lipat dari pesawat terkemuka yang ada di pasaran saat ini.
Menurut perusahaan, pesawat tersebut berpotensi terbang dari New York ke London hanya dalam 3,5 jam dan dari San Francisco ke Tokyo hanya dalam enam jam.
Jika menggunakan pesawat komersil saat ini, waktu tempuh dari London ke York mencapai 6 - 11 jam.
Perusahaan juga mengungkapkan jika pesawat buatannya akan menggunakan bahan bakar terbarukan sehingga "net-zero" dalam penggunaan karbon.
Berita Terkait
Terpopuler
- Hadir ke Cikeas Tanpa Undangan, Anies Baswedan Dapat Perlakuan Begini dari SBY dan AHY
- 7 Rekomendasi Bedak Tabur yang Bagus dan Tahan Lama untuk Makeup Harian
- 30 Kode Redeem FF 25 Maret 2026: Klaim Bundle Panther Gratis dan Skin M14 Sultan Tanpa Top Up
- 5 Rekomendasi HP Samsung Terbaru Murah dengan Spek Gahar, Mulai Rp1 Jutaan
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri
-
Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut
-
Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar
-
Dorong Penyaluran Bantuan di Tapteng, Kasatgas Tito Tekankan Percepatan Pendataan
-
12 Tahun Transjakarta: Layani 1,4 Juta Penumpang per Hari, Cakupan Tembus 92,5 Persen Jakarta
-
Salah Sasaran, 2 Pemuda Dikeroyok karena Disangka Begal di Baleendah
-
Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
-
Jalan Senyap ke Bantaran Rel Senen, Pengamat: Prabowo Jungkirbalikkan Konsep Blusukan
-
Kasus Ratu Sabu Dewi Astutik Masuk Tahap Akhir: Pelimpahan Awal April, Jaringan Global Terus Diburu!
-
Artis Legenda JAV Ditangkap Polisi karena Curi Roti Lapis Rp 31 Ribu