Suara.com - Beredar sebuah video di jejaring media sosial memperlihatkan seorang suami istri yang mengamuk dengan kurir.
Berdasarkan video yang beredar, pasutri itu marah-marah lantaran barang yang dipesan tidak sesuai keinginannya.
Pelanggan tersebut kemudian protes dan kesal kepada sang kurir.
Unggahan itu menyebutkan, kejadian tersebut terjadi di Palembang, Sumatera Selatan.
Kronologi berdasarkan unggahan yang beredar, pelanggan tersebut membeli bor secara online. Akan tetapi, pelanggan tidak terima dengan barang yang datang.
Saat barang tiba, ternyata pesanan pelanggan hanya kepala bor-nya saja.
Pelanggan itu pun kemudian beralasan bahwa dia memesan sama persis dengan foto yang ada di katalog pembeli.
Tak terima pesanannya tidak sesuai ekspetasi, pelanggan tersebut marah kepada sang kurir.
Bahkan, wanita dalam video tersebut tak bisa membendung emosinya hingga menyiram air kepada sang kurir.
Baca Juga: Bikin Heboh, Kemasan BTS Meal Dijual Hingga Rp 550 Ribu di Marketplace
Adanya kejadian ini, pelangggan mengaku tidak takut apabila sang kurir akan memviralkannya.
Berdasarkan unggahan tersebut, kurir pun sempat membuka aplikasi tempat pelanggan membeli bor tersebut.
Rupanya, dalam aplikasi tertulis bahwa yang dijual ialah kepala bor seharga Rp 77 ribu.
Video tersebut pun ramai dikomentari oleh warganet lainnya.
"Duh kawal dong, jahat itu ibunya," balas warganet.
"Jangan sampai berujung dengan kata 'maaf khilaf' doang ya pak, gemes liatnya," timpal warganet.
"Laporin mas ini keterlaluan banget segala disiram pakai air, kok ya masih ada manusia macam begini," komentar warganet.
Aturan COD di Tokopedia, Shopee, Bukalapak dan Blibli
COD (cash on delivery) sendiri yaitu sistem pembayaran yang dilakukan setelah barang pesanan diterima. Kejadian barang pesanan tidak sesuai menggunakan sistem COD ini sebenarnya bukan yang pertama kali terjadi. Nah, agar kejadian serupa tak kembali terulang, simak aturan COD di Tokopedia, Shopee, Bukalapak dan Blibli di sini.
Berita Terkait
-
Bikin Heboh, Kemasan BTS Meal Dijual Hingga Rp 550 Ribu di Marketplace
-
Jadi Selingkuhan Wanita Bersuami, Kurir Ini Tipu Keluarga Sendiri Rp1,6 Miliar
-
Viral Video Mobil Goyang di Puncak, Pikiran Warganet Langsung 'Traveling'
-
Viral, Kurir COD Dimarah dan Disiram Air Gegara Pesanan Mata Bor
-
Viral Tukang Parkir Pakai Teknik Unik Pindahkan Motor, 'Lulusan S3 Perparkiran'
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Bukan Candaan! Iseng Teror Bom Sekolah Saat MPLS, MY Terancam 20 Tahun Penjara
-
KPK Dalami Fakta Sidang soal Dugaan Aliran Uang Rp100 Juta ke Gus Miftah
-
Pembunuh Driver Ojol di Tangerang Ditangkap! Korban Ditusuk Saat Tidur di Basecamp
-
Bawa Koper Pink Bertuliskan BAP, Penyidik Polri Datangi Gedung Bundar Kejagung
-
Cegah Intervensi Politik, KPK Diminta Turun Tangan Awasi Kasus Makan Bergizi Gratis
-
Di DPR, Menkeu Purbaya Soroti Efisiensi APBN dan Tantangan Besar Program MBG
-
Koalisi Perempuan Indonesia: Transisi Energi yang Adil Harus Melibatkan Perempuan Sejak Awal
-
LPSK Tolak JC Sony Sonjaya: Dianggap Pelaku Utama dan Belum Berkomitmen Kembalikan Aset Korupsi MBG
-
Kapolri, Jaksa Agung dan Panglima Jangan Cuma Salaman! Publik Tunggu Nyali Tuntaskan Kasus Febrie
-
Penghentian Pendataan MBG oleh Kejaksaan Dipertanyakan, Diduga Ada Tarik Ulur Politik