Suara.com - Video penampakan kolam renang terbesar di Asia Tenggara yang berada di Indonesia menjadi viral. Bagaimana tidak, suasana kolam renang yang begitu luas itu begitu paradise memanjakan mata.
Keindahan kolam renang itu dibagikan oleh wanita dengan pengguna akun TikTok bernama @abcd.efgh26. Hingga berita ini dibuat, video ini telah disaksikan 5,8 juta kali dan mendapatkan 900 ribu tanda like.
"Kolam renang terbesar se asia ada di Indonesia," tulisnya dalam caption TikTok seperti dikutip oleh Suara.com, Kamis (17/6/2021).
Dalam video, wanita ini membagikan perjalanannya dengan menggunakan mobil menuju kolam renang tersebut. Ia kemudian sampai di sebuah lahan yang dipenuhi gedung setelah berkendara.
Wanita ini kemudian keluar dan berjalan kaki. Ia melewati pohon-pohon hingga pasir. Tiba-tiba, pemandangan berubah seperti pantai yang berada di Hawaii.
Namun, pemandangan indah itu bukanlah pantai melainkan kolam renang. Hal ini tentunya membuat syok siapa saja yang melihatnya.
Bagaimana tidak, kolam renang itu begitu luas sampai sulit dilihat ujungnya. Air kolam berwarna biru cerah dilengkapi pasir di pinggirnya seperti pantai sungguhan.
Sulit untuk percaya jika pemandangan itu adalah kolam renang bukan pantai. Apalagi, pohon-pohon kelapa terlihat ditanam di pinggir kolam sehingga begitu mirip pesisir pantai.
"Pantai (bukan). Kolam renang (iya)" tulis wanita ini dalam keterangan video.
Baca Juga: Realme Watch 2 dan Watch 2 Pro Resmi Dirilis di Indonesia, Baterainya Tahan Lama
Wanita ini kemudian berenang di kolam renang itu. Menariknya, air kolam bergelombang seperti perairan dangkal. Warna air yang begitu cerah juga begitu memanjakan mata.
Sontak, pemandangan itu membuat syok warganet yang banyak belum mengetahuinya. Mereka terkagum-kagum melihat keindahan kolam renang terbesar di Asia Tenggara yang terletak di Indonesia itu.
"Berasa ngelihat pantai yang ada di dalem Hote Del Luna," komen warganet.
"Mungkin ini yang gue cari selama ini. Renang di pantai tanpa perlu khawatir mata sakit dan air asin," kata warganet.
"Itu airnya kok bisa gak kotor sih? Padahal sekelilingnya pasir?," tanya yang lain.
"Bagaimana perasaan anda saat ada yang ngajak balap renang dari ujung sampai ujung?," timpal warganet.
Berita Terkait
-
Realme Watch 2 dan Watch 2 Pro Resmi Dirilis di Indonesia, Baterainya Tahan Lama
-
Bima Sakti akan Panggil 34 Pemain untuk TC Timnas Indonesia U-16 Bulan Depan
-
Kasus Covid Meroket Akibat Mudik, Epidemiolog: Lonjakan Ini Harus Disebut Kebobolan
-
Ekonomi Anjlok, Indonesia Justru Catatkan Rekor Penjualan Mobil Tertinggi ke-2 di Asean
-
Soal Surat Bupati Karolin, Ini Tanggapan Pupuk Indonesia
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional