Suara.com - Sebanyak 22 warga RT 07 RW 05 Kelurahan Utan Kayu Selatan, Matraman, Jakarta Timur sampai saat ini masih menjalani perawatan karena positif COVID-19.
Lurah Utan Kayu Selatan, Heru Setiawan mengatakan kondisi warga yang saat ini menjalani perawatan baik di Wisma Atlet, rumah sakit, ataupun melakukan isolasi mandiri kian membaik.
"Untuk kondisi warga yang di Wisma Atlet dan RS semakin baik. Sementara yang isolasi mandiri masih terkendali," kata Heru Setiawan saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (18/6/2021).
Heru mengatakan hingga saat ini belum ada lagi penambahan kasus positif COVID-19 di lingkungan RT 07 RW 05 Utan Kayu Selatan.
"Tidak ada penambahan kasus," ujar Heru Setiawan.
Meski demikian, dia menegaskan bahwa lingkungan RT 07 RW 05 tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan ketat bagi warganya.
"Perlakuan seperti mikro 'lockdown' masih berjalan," tutur Heru.
Sebelumnya sebanyak 22 warga RT 07 RW 05 Kelurahan Utan Kayu Selatan positif COVID-19 berdasarkan hasil tes usap PCR. Penyebaran COVID-19 di lingkungan tersebut diduga berasal dari klaster keluarga. Kini 17 warga telah dipindahkan ke Wisma Atlet Kemayoran, sedangkan sisanya melakukan isolasi mandiri di rumah. (Antara)
Baca Juga: 2 Kampung di Cianjur Lockdown Total, Ini Penyebabnya
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional
-
Pemprov DKI Jakarta Pertahankan Angka UMP 2026 di Rp5,7 Juta Meski Buruh Menolak