Suara.com - Menteri Pertahanan sekaligus Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengunggah foto kedekatan dirinya dengan Presiden Joko Widodo. Foto yang diunggah di akun Instagram @prabowo itu sekaligus menjadi ucapan ulang tahun ke-60 Jokowi.
Pakar Politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review, Ujang Komarudin menilai bahwa unggahan tersebut biasa dilakukan para elit politik.
Namun, khusus untuk Prabowo dianggap sengaja untuk memenuhi kebutuhan maju di Pilpres 2024.
"Prabowo ucapkan selamat, Anies ucapkan selamat, dan tokoh-tokoh lain juga ucapkan selamat. Prabowo sedang butuh Jokowi dan juga butuh dukungan rakyat. Butuh Jokowi karena ketika Pilpres nanti di bulan Februari 2024 Jokowi masih menjabat sebagai presiden," kata Ujang saat dihubungi Suara.com, Selasa (22/6/2021).
Ujang mengatakan, Prabowo dianggap paham kalau Jokowi masih bisa menentukan soal pencapresan pada 2024 nanti.
"Jadi jika mengunggah foto kebersamaan di tahun 2012 itu karena mereka berdua seolah-olah akrab," tuturnya.
Lebih lanjut, Ujang mengatakan, Prabowo saat ini tidak akan mencari musuh. Ia menilai kekinian para elite yang potensial menjadi calon presiden pada 2024 sedang jalin komunikasi dengan berbagai kalangan.
"Saat ini Prabowo tak akan mencari musuh. Jokowi rival di Pilpres 2014 dan 2019 yang lalu, yang dituduhnya curang tersebut kini seolah-olah baik-baik saja. Seolah akrab-akrab saja," kata dia.
Unggahan Prabowo
Baca Juga: Prabowo Unggah Foto Jadul Bareng Jokowi, Gerindra: Biar yang Lihat Menyimpulkan
Untuk diketahui, foto bernuansa hitam putih itu menggambarkan momen kedekatan Prabowo dengan Jokowi semasa Pilkada DKI 2012.
Dalam foto tampak Jokowi masih mengenakan pakaian khas kampanyenya saat itu, yakni kemeja kotak-kotak. Apakah ada makna tersendiri saat Prabowo mengunggah foto tersebut?
Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, tidak ada makna khusus. Ia berujar, unggahan foto itu hanya untuk mengucapkan ulang tahun kepada Jokowi.
Terkait pemilihan foto masa lalu Prabowo dan Jokowi menjelang Pilkada DKI, Dasco berujar itu menggambarkan keakraban keduanya.
"Yang milih atau update status kan admin. Dipilihnya foto bernuansa keakraban antara Pak Jokowi dan Pak Prabowo. Punya harapan bahwa dalam rangka memperingati ultah, yaitu keakraban itu serius terjalin guna kemaslahatan bangsa dan negara," kata Dasco.
Dasco mengatakan, keakraban yang tergambar melalui foto bersifat personal antara Prabowo dan Jokowi.
Berita Terkait
-
Prabowo Unggah Foto Jadul Bareng Jokowi, Gerindra: Biar yang Lihat Menyimpulkan
-
Sebut Profesi Presiden Jokowi Artis, Intip 5 Potret Jan Ethes Makin Ganteng
-
Prabowo Unggah Foto saat Dirinya Usung Jokowi di Pilkada DKI 2012, Apa Maknanya?
-
PKS Curiga Isu Presiden Jokowi Tiga Periode Digulirkan untuk Kepentingan Tertentu
-
Sebut Banyak Musuh Dalam Lingkaran Istana, Aktivis HAM Sarankan Jokowi Dukung Prabowo
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional