Suara.com - Pengurus lingkungan di Jalan Pepaya, Jagakarsa, Jakarta Selatan menjalani pembatasan skala mikro atau lockdown karena 76 orang positif COVID-19 dan empat orang di antaranya meninggal dunia. Penyebaran Covid-19 di Jagakarsa disebut terjadi usai ada acara pengajian yang digelar salah satu warga.
"Dari 76 orang itu 65 orang sudah sehat, yang meninggal empat dan yang isolasi mandiri itu sisanya di rumah masing-masing," kata Kepala Polsek Metro Jagakarsa Komisaris Polisi Endang Sukmawijaya di Jakarta, Selasa.
Menurut dia, empat warga yang positif COVID-19 yang meninggal dunia tersebut rata-rata berusia 50 tahun dan memiliki penyakit bawaan antara lain jantung dan diabetes.
Dia menjelaskan 65 warga yang sudah sehat tersebut sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet dan kini sudah kembali ke rumah masing-masing.
Meski begitu, lanjut dia, warga tersebut belum diperkenankan beraktivitas di luar rumah alias menjalani isolasi mandiri.
Dia menjelaskan penerapan pembatasan skala mikro atau mini lockdown itu sudah dilaksanakan sejak 22 Juni 2021.
Sejak saat itu, lanjut dia, kebutuhan pangan warga setempat dipenuhi melalui dukungan bantuan pangan dari Polsek Jagakarsa berupa beras mencapai 100 kilogram, bahan pokok lainnya serta vitamin dan didukung juga oleh Polda Metro Jaya.
Endang memperkirakan penyebaran Covid-19 bermula dari kegiatan pengajian warga dengan temuan awal sebanyak 18 orang positif COVID-19 berdasarkan tes usap antigen.
"Awalnya kami dapat informasi, tanggal 12 Juni itu kami adakan swab antigen, terus ditemukanlah 18 orang yang reaktif. Jadi dari klaster pengajian," ucapnya.
Baca Juga: Pasien Covid-19 di RSUP Sitanala Membludak, Hari Kedua Tenda Darurat Terisi Penuh
Selain dari klaster pengajian, lanjut dia, penularan juga diperkirakan dari aktivitas warga setelah pulang bekerja atau klaster perkantoran.
Hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan waktu pembatasan mikro tersebut dicabut karena menunggu seluruh warga di permukiman itu benar-benar sehat kembali.
Berita Terkait
-
Tambah 7.379 Pasien, Positif Covid-19 di Jakarta Capai 535.788 Kasus
-
Beratkan Warga Menengah-Bawah, Ombudsman DKI Minta Tarif Tes Antigen Dievaluasi
-
Pasien Covid-19 di RSUP Sitanala Membludak, Hari Kedua Tenda Darurat Terisi Penuh
-
Kembali Masuk Daftar Berisiko Sangat Tinggi, Hong Kong Larang Pelancong dari Inggris
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
Bukan Cuma Megathrust, Sesar Misterius Ini Membentang dari Jakarta ke Surabaya, Seberapa Bahaya?
-
Kejar Quick Wins! Prabowo Boyong Menkes ke Lampung Besok demi Resmikan RSUD Baru
-
Narrative Backlash! Pakar: Unggahan Lama Prabowo Soal Rupiah Kini Jadi Senjata Makan Tuan
-
Polisi Sita Dokumen dari Lantai 12 WIKA Tower, Buntut Kasus Korupsi Pabrik Gula
-
DKI-Depok Kompak, Jalan Berlubang di Bawah Flyover UI Akhirnya Rata Aspal
-
Biar Serentak ke Meja Hijau, KPK Tambah 30 Hari Masa Tahanan Gus Yaqut di Kasus Haji
-
Otto Hasibuan Digugat Warga, Prabowo Didesak Nonaktifkan Sang Wamenko
-
Saran Mitigasi Korupsi Diabaikan, Ombudsman Bongkar Celah Maladministrasi di BGN dan Imipas
-
Korupsi CSR PT PJU Mandek, Boyamin Saiman Ancam Seret Kejari Banyuwangi ke Jalur Hukum
-
Keluar Istana, Budi Gunadi Jawab Isu Jadi Menkeu Baru