Suara.com - Restoran, kafe serta pedagang kaki lima di lokasi sendiri maupun di dalam pusat perbelanjaan harus menyesuaikan diri selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali selama periode 3-20 Juli 2021.
Tidak boleh ada pengunjung yang makan di tempat, hanya layanan pesan antar yang bisa dilakukan dan itulah yang akan digencarkan oleh para pebisnis.
Catherine Halim, co-founder dan Marketing Director KISAKU, mengungkapkan kedai kopi yang dirintis bersama aktris Raline Shah itu turut terdampak.
"Sebagai brand baru hampir dua tahun, 1,5 tahun dijalankan di tengah pandemi," katanya dalam konferensi pers daring.
PPKM Darurat ini turut membatalkan rencananya memamerkan busana-busana hasil kolaborasi dengan jenama Shop At Velvet yang baru diluncurkan di kedai mereka agar bisa dilihat langsung oleh konsumen sebelum memutuskan untuk membelinya secara daring.
Sama seperti brand-brand minuman lain, sejak pandemi tahun lalu kedai kopi itu telah memperkenalkan sejumlah minuman dalam ukuran botol besar yang bisa dinikmati konsumen di rumah melalui layanan pesan antar.
Penerapan PPKM Darurat pun hampir bersamaan dengan peluncuran menu baru dari Steak Hotel by Holycow!, hasil kolaborasi dengan pencinta daging ternama, Dimas Ramadan alias Dimsthemeatguy.
Pendiri Steak Hotel by Holycow!, Wynda Mardio, mengaku sedih karena waktunya hampir berbarengan dengan tiga menu teranyar, tapi dia tetap optimistis karena penyuka daging bisa mendapatkannya meski tak bisa makan langsung di restoran.
"Bisa pesan secara daring," katanya.
Baca Juga: Terapkan PPKM Darurat, Kapolres Cilegon Ancam Pidana Jika Warga Melawan
Dia menegaskan pihaknya akan selalu mematuhi apa yang ditetapkan oleh pemerintah.
"Sejak PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) tahun lalu, kami sudah sangat mengikuti anjuran pemerintah," kata Wynda di peluncuran menu baru secara virtual, Jumat.
Dia mengatakan seluruh gerai sudah dilengkapi protokol kesehatan dan mendapat sertifikat CHSE (Kebersihan, Kesehatan, Keamanan, Kelestarian Lingkungan) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk memberi kenyamanan dan rasa aman kepada masyarakat.
"Karyawan secara berkala tes swab dan selalu pakai masker," imbuh dia. [Antara]
Berita Terkait
-
GoFood Jadi Layanan OFD Terpopuler Versi Jakpat 2025, Ungguli ShopeeFood dan GrabFood
-
Daftar Akumulasi Kasus Sembuh COVID-19 Secara Nasional Membaik, Jangan Lengah dengan Sub Varian Arcturus
-
Tetap Harus Pakai Masker, 5 Aturan Protokol Kesehatan Terbaru Usai PPKM Dicabut
-
7 Poin Inmendagri Soal Pencabutan PPKM: Izinkan Keramaian, Prokes Masih Berlaku
-
Kini Resmi Dicabut, Mengingat Lagi Jejak Awal Mula PPKM Diberlakukan di Indonesia
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Kejaksaan RI Buka Lelang, 400 Aset Sitaan Bakal Ditawarkan ke Publik
-
Golkar Usul Ambang Batas Parlemen 4-6 Persen, Bisa Berjenjang Hingga Tingkat Daerah
-
Wacana KTP Hilang Bakal Kena Denda, Dukcapil: Bukan untuk Memberatkan Warga
-
Bertahan di Pasar Santa Jaksel, Toko SobaSoba Tawarkan Pakaian Vintage Penuh Cerita
-
Ekonomi Kayong Utara Melejit 5,89 Persen, Kawasan Industri Pulau Penebang Jadi Motor Utama
-
Formappi Ingatkan DPR Usai Istri Nadiem Makarim Minta Audiensi: Hati-hati
-
Kisah Inspiratif Perempuan Desa Pelapis, Ubah Musim Paceklik Jadi Cuan Lewat UMKM Ikan
-
Sinergi Warga dan PT DIB Harita, Panen Perdana Lele di Desa Pelapis Jadi Simbol Kebangkitan Ekonomi
-
1,4 Juta Lowongan Kerja di Koperasi Desa Merah Putih, Seberapa Realistis?
-
Dulu Kiblat Kawula Muda Jakarta, Pasar Santa Kini Berubah Sunyi