"Aku beruntung punya sekeliling yang selalu mengatakan apa yang mereka lihat, mereka bakal mengatakan hal sejujurnya. Aku jadi gak baperan dan gak halu! Contoh waktu kecil aku inget mama bilang, ' Aduh nak pesek banget kamu, gak seperti mami papi, pasi di perut bolos ikut kelas bikin hidung ya'?," tulisnya.
Ia mengaku sama sekali tidak tersinggung dengan perkataan ibunya. Sebaliknya, itu justru menjadi motivasinya untuk melakukan operasi plastik di bagian hidung demi meningkatkan rasa percaya diri. Sejak itu, ia tidak pernah merasa insecure karena bisa menerima kenyataan.
"Dan aku sama sekali gak tersinggung karena emang KENYATAAN! Sebelum oplas hidung sama pedenya sama sekarang. Gak pernah jadi orang insecure karena aku mampu dan mau menerima kenyataan," pungkasnya.
Berbagai status-statusnya itu langsung ramai menuai kecaman dari warganet di Twitter. Tangkapan layar mengenai statusnya saja sudah dibagikan ulang hampir 2.000 kali dan dibanjiri ratusan komentar.
"Bentar dia pesek terus oplas hidung? Tapi bilang nya gak insecure? Kalau gak insecure terus pada ngapain oplas? Thinking face gatel amat jariku ngetik gini. She should have lives with her body for her whole life without changing it then," komen warganet.
"Bingung banget, dari ajaran ortunya aja udah salah ngejek-ngejek kaya gitu. Pantes anaknya begini. Lagian dia juga gak punya hak buat ngomongin seseorang itu dibawah standar kecantikan. Kita sama-sama diciptain Tuhan loh ya. Lo kaya gini ya sama aja kaya ngehina ciptaan Tuhan," kritik warganet.
"Hmm, gak kaget sih lihat ortunya sama lingkungannya kayak gitu wkwk. Goodluck deh mbak menjalani hidupnya yang all about the looks," sindir yang lain.
"Plus size lagi plus size lagi seburuk itukah plus size dimata orang-orang?? Ya Allah takbir," komen yang lain.
"Sumpah yang kaya gini followers nya bisa banyak? Tapi gak heran sih orang tuanya aja udah terbiasa body shaming-in dia dari kecil. Dan dia menganggap itu kritikan yang wajar. Dari awalnya aja udah salah, gak heran pemikirannya pas gede jadi kayak gitu," ungkap warganet.
Baca Juga: Ditonton 27 Juta Kali, Viral Mbah Kakung Mau Nyawer Gagal Didamprat Mbah Putri
"((sebelum oplas hidung sama pedenya sama sekarang)).Ya kalau uda pede ngapain oplas sih bhambhank?," tanya lainnya.
"Oh pantes, didikannya begitu jadi gak heran kalo dia ngatain orang plus size gak berhak dan gak pernah usaha cuma buat menuhin standar sosial keluarga dia sih. ew," tulis warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Ditonton 27 Juta Kali, Viral Mbah Kakung Mau Nyawer Gagal Didamprat Mbah Putri
-
Viral Panic Buying Susu Beruang, Ini Pesan Menohok dari Dokter Tirta
-
Pelaku Pencuri Pocong Akhirnya Diciduk Polisi, Motifnya Bikin Tepuk Jidat
-
YouTuber Cantik Dapat Rp14 Miliar dalam 48 Jam, Ternyata Nyambi Kerja Ini
-
Ditonton 28 Juta Kali! Pemuda Ngeprank Ibu Mau Pergi Mabuk, Reaksi Bunda Meresahkan
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Tepis Isu Pesanan, Dasco Tegaskan Revisi UU Polri Bukan Demi Jabatan Kapolri
-
Konflik Papua Tak Kunjung Usai, Komnas HAM Desak Tiga Pihak Ini Segera Duduk Bersama
-
Jerit Keadilan Keluarga M Berlian di DPR: Vonis Seumur Hidup Cuma Modal Lie Detector!
-
Kronologi Lengkap Oknum Peneliti Indonesia Diduga Palsukan Riset Demi 'Travel Grant'
-
Penjajahan Gaya Baru? PSN Papua Berpotensi Singkirkan Warga Lokal
-
Pramono Wukuf di Arafah, Wagub Rano Karno Pimpin Jakarta Rayakan Idul Adha
-
Final dan Mengikat, Dasco Pastikan Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen Masuk Revisi UU Pemilu
-
Mendagri Serahkan Hewan Kurban Kemendagri dan BNPP, Bentuk Kepedulian Sosial Kepada Masyarakat
-
'To Kill or To Be Killed', Jaleswari Ingatkan TNI Dilatih Membunuh Bukan Urus Sawah
-
Biar Setara dengan TNI, Dasco Sebut Usulan Perpanjangan Usia Pensiun Polri Layak Dipertimbangkan