Suara.com - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fadli Zon kembali mengomentari aksi marah-marah Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini. Kali ini, ia menuliskan sindiran menohok.
Sindiran menohok itu dituliskan Fadli Zon di akun Twitternya. Ia nampak me-retweet sebuah video kompilasi saat Mantan Wali Kota Surabaya itu marah-marah di berbagai tempat.
Politikus Partai Gelora ini lantas mengomentari video tersebut. Ia menyindir mengapa banyak masyarakat yang tidak marah-marah seperti Risma jika benar marah bisa menyelesaikan masalah.
"Kalau marah-marah itu menyelesaikan masalah, kenapa kita semua nggak marah-marah?," cuit Fadli Zon di Twitter seperti dikutip oleh Suara.com, Kamis (15/7/2021).
Sementara dalam video yang dikomentari Fadli itu, akun menuliskan nama Risma dan jabatannya. Disitu, tertulis jika hobi Risma adalah marah-marah.
Video itu tampak menunjukkan sejumlah momen Risma yang marah-marah. Mulai dari ia marah saat berpidato karena ada anggota upacara yang tertawa, sampai amukan terbarunya yang marah kepada ASN Kementerian Sosial (Kemensos).
Sindiran Fadli Zon itu sendiri telah di-retweet lebih dari 800 kali dan mendapatkan 3.000 tanda like. Warganet juga ramai menuliskan beragam pendapat di kolom komentar cuitan Fadli tersebut.
"Prestasi ratu drama hanya bengok-bengok tapi bisa jadi menteri. Mensos itu harus sopan, santun, beretika, beradab, lemah lembut kalau turun ke masyarakat dan daerah bencana kalau masih kayak gini auto mati kita di lapangan," komen warganet.
"Marah biasanya adalah efek frustasi tidak bisa menyelesaikan masalah atau ada hal yang out of control," tulis yang lain.
Baca Juga: Marah-marah Mensos Risma Ancam Pindahkan ASN ke Papua, Kemensos Buka Suara
"Pak Anies gak marahmarah kayak gini, cukup dikasih sanksi berat kalau keterlaluan, justru yang seperti pak Anies bawahan akan patuh karena bekerja di bawah aturan dan sanksi jika melanggar. Jadi apakah marah marah menyelesaikan masalah?," tanya warganet.
"Memang terkadang lebih baik marah tapi bekerja tanpa tipu-tipu dan demi kepentingan umum, daripada sopan, alus pisan ternyata korupsi meski dalam bentuk sekecil apapun dan mementingkan diri sendiri dan karirnya," bela warganet.
"Setiap orang punya jalan masing-masing untuk menyelesaikan masalah, selama masih untuk kepentingan masyarakat yo monggo," tambah yang lain.
"Menurut saya bu Risma tegas pak itu, kalau ada saran ya langsung kasih pak, biar jatuhnya gak nyinyir, hanya pendapat kalau tidak mau diterima juga gak papa," saran warganet.
Mensos Risma Ngamuk Ancam Pindahkan ASN ke Papua
Mensos Risma kembali meluapkan amarah kepada anak buahnya yang berstatus ASN. Tak hanya itu, dia bahkan mengancam akan memindahkan anak buahnya ke Papua karena dianggap tidak becus bekerja.
Berita Terkait
-
Marah-marah Mensos Risma Ancam Pindahkan ASN ke Papua, Kemensos Buka Suara
-
6 Momen Risma Marah-marah, Ancam Pindahkan ASN ke Papua hingga Sidak e-KTP
-
Kemensos: Istilah Pergi ke Papua yang Diungkapkan Mensos Merupakan Bentuk Motivasi
-
Membantah! TPNPB-OPM Sebut TNI/Polri Tangkap 5 Warga Lokal Papua
-
Polisi Bubarkan Aksi dan Tangkap 23 Mahasiswa Uncen Papua
Terpopuler
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Duduk Perkara Gibran Tipu Malaysia, Anwar Ibrahim Buka Suara Parlemen Bakal Usut
- 5 Sepatu Lari yang Nyaman untuk Jalan Jauh, Sol Empuk Bisa Buat Traveling
- Siapa Chika Yenalovy? Istri Kasespri Prabowo yang Jejak Digitalnya Misterius
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
Pilihan
-
Tokyo Diguncang Gempa 5,9 M: 37 Orang Terluka, Transportasi Terganggu
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
Terkini
-
Adriana Elisabet: Separatisme Papua Berawal dari Keluhan yang Tak Direspons Pemerintah
-
Kisah Ustazah Mona: Ibu Bhayangkari Sekaligus Guru PAI yang Siap Harumkan Nama di MTQ Nasional
-
Keluar Modal Gede, DSI Tak Mungkin Jadi Perusahaan Rugi
-
Tundukkan Garudayaksa 3-2, Batam Prime FC Asuhan Okto Maniani Juara BIFS 2026
-
Investor Butuh Kepastian, 3 Hal Ini Diminta agar Eksplorasi Migas Makin Agresif
-
Sistemik dan Akut, Dosen UGM Bongkar Borok Penanganan Kekerasan Gender yang Hanya Jalan Jika Viral
-
Bukan Water Bombing, Prabowo Dorong 'Ubi Bombing' dari Singkong Atasi Karhutla
-
Hanura Desak Prabowo Sanksi Keras Korporasi Nakal Sebabkan Karhutla
-
DSI Bukan Regulator, Ekspor 3 Komoditas Dijamin Tak Akan Ribet
-
Antara Pompa Air yang Haus dan Pangkalan Gas yang Bisu di Tengah Kemarau