Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa Kamsina menyebut ada miskomunikasi. Kamsina ikut menyesalkan, aksi dari salah satu Anggota Tim Pengawasan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Kabupaten Gowa. Karena diduga melakukan kekerasan saat pemantauan aktivitas malam.
Ia menjelaskan dirinya juga bersama tim meminta pemilik warung kopi untuk menutup pintu karena sudah di atas pukul 20.00 WITA. Setelah memberikan penjelasan kepada pemilik warung kopi, dirinya bersama tim langsung meninggalkan usaha tersebut.
Hanya saja salah satu petugas masuk kembali untuk mempertanyakan izin operasi warung kopi tersebut. Saat itulah mulai terjadi miskomunikasi yang menyebabkan keributan antara petugas dan pemilik warung kopi.
5. Plt Gubernur Sulsel Langsung Beri Titah
Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman meminta Satpol PP untuk melakukan pendekatan secara persuasif ke masyarakat. Hal tersebut diungkapkan Andi Sudirman pasca kejadian di Kabupaten Gowa.
Menurut Sudirman, Sulsel tidak dalam posisi PPKM darurat. Hanya mikro. Sehingga cukup dilakukan dengan teguran saja. Tidak perlu dengan kekerasan.
"Harus humanis. Saya rasa Pak Bupati (Gowa) bisa turun tangani ini lakukan pembinaan. Kita ini konsepnya PPKM mikro, bukan darurat. Kalau darurat ketat sekali memang. Makanya kita perlu humanis ke masyarakat. Sudah banyak contoh di daerah lain," ujar Sudirman di kantornya, Kamis ( 15/7/2021).
6. Oknum Satpol PP Diperiksa
Kasatpol PP Kabupaten Gowa Alimuddin Tiro mengatakan segera melakukan rapat internal. Untuk mencari tahu peristiwa dugaan pemukulan oleh Anggota Satpol PP terhadap ibu hamil. Saat melaksanakan patroli Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Baca Juga: Bupati Gresik Minta Maaf Peristiwa Ibu Hamil Meninggal Tak Dapat Layanan RS
Rapat internal ini, kata Alimuddin, perlu dilakukan untuk mencari tahu semua kebenaran. Terkait kabar pemukulan yang dilakukan oknum Satpol PP kepada ibu hamil. Saat melakukan patroli PPKM di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Rabu 14 Juli 2021.
"Terkait dengan kejadian semalam, saya mau panggil dulu ini karena saya baru pulang dari Malino. Saya panggil salah satu oknum Satpol itu untuk mengetahui dan menggali secara apa. Insyaallah sebentar saya akan membuat tanggapan," kata Alimuddin kepada SuaraSulsel.id, Kamis (15/7/2021).
7. Praktisi Hukum Desak Oknum Satpol PP Ditindak Tegas
Menurut Epza, aksi arogansi petugas Satpol PP dalam bentuk kekerasan dan pemukulan terhadap istri pemilik kafe dinilai sangat berlebihan. Bukan hanya itu, aksi pemukulan jelas melanggar hak asasi manusia (HAM) dan merupakan tindak kriminal. Oleh karenanya pelakunya harus ditindak tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
"Silahkan melakukan, tugas-tugas kenegaraan dan/atau tugas kedinasan di masa PPKM Darurat ini. Tapi ingat, petugas wajib mengindahkan ketentuan UU, bukan bertindak kasar dan ugal-ugalan. Kalau memberi tindakan harus sesuai SOP dong, jangan hantam keromo," ujarnya, Kamis (15/7/2021).
8. Warganet Menghujat dan Serang Akun Oknum Satpol PP
Berita Terkait
-
Bupati Gresik Minta Maaf Peristiwa Ibu Hamil Meninggal Tak Dapat Layanan RS
-
Berkeliaran di Pos Penyekatan Kalimalang, Pria Gundul Diduga Linglung Diangkut Dinsos
-
PPKM Versus Varian Baru Covid-19
-
Tak Percaya Covid-19 dan Lawan Petugas, Kades di Sragen Juga Sebut 'Enak Jaman PKI'
-
Surabaya Siapkan Tempat Isolasi Mandiri Warga Positif Covid-19 di Tiap Kelurahan
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Petani Tembakau Madura Desak Pemerintah Ubah Kebijakan Rokok Ilegal
-
DKI Jakarta Berangkatkan 7.819 Jemaah Haji, Pemprov Siapkan 117 PPIH
-
Tangisan Anak di Serpong Utara Ungkap Penemuan Jasad Wanita Dalam Rumah
-
Aksi Kamisan ke-904 Soroti Militerisasi Sipil: Impunitas Masih Berulang
-
Tim Advokasi Minta MK Batalkan Pasal Kontroversial UU TNI, Soroti Ruang Sipil dan Impunitas