Suara.com - Seorang wanita di Kolombia tewas saat bungge jumping karena salah membaca aba-aba dari petugas. Ia loncat dari ketinggian 40 meter ketika kabel belum terikat.
Menyadur New York Post Jumat (23/07), wali kota Fredonia, Gustavo Guzman mengatakan wanita itu bingung ketika berada di ketinggian. “Dia bingung,” ujarnya pada El Tiempo.
“Aba-abanya adalah pacar yang melompat karena sudah terpasang alat keamanan,” jelasnya. “Petugas hanya memasang tali kekang pada wanita itu sehingga dia bingung dan bergegas.”
Wanita bernama Yecenia Morales ini datang ke jembatan Amagá yang dikenal sebagai lokasi bungee jumping populer dengan pacarnya.
Ketika berada di ketinggian, petugas memberi kode bersiap pada kekasih Morales tapi sepertinya wanita itu salah mengartikan sehingga mengira kode itu untuk dirinya.
Pengacara muda berumur 26 tahun itu langsung loncat ke bawah jembatan tanpa kabel pengaman. Ia jatuh ke lembah sekitar 164 kaki atau 40 meter dari tempat berdiri.
Pacarnya langsung menuju ke bawah dan berusaha memberikan pertolongan pertama namun usahanya sia-sia. Petugas pemadam kebakaran mengumumkan dia meninggal di tempat kejadian.
Selain mengalami luka karena jatuh bebas, wanita itu mungkin menderita serangan jantung sebelum jatuh ke tanah, menurut laporan medis berikutnya.
Sementara itu, pacar Morales menerima perawatan untuk luka yang dideritanya saat berjuang untuk menemukannya dan dilaporkan shock atas cobaan itu.
Baca Juga: Babi Dipaksa Atraksi Bungee Jumping, Taman Hiburan Ini Dikecam Warganet
Pihak berwenang telah meluncurkan penyelidikan atas dugaan beberapa perusahaan di lokasi tersebut tidak memiliki izin, menurut Daily Mail.
Berita Terkait
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
Terkini
-
Pasukan Penerjun Payung Amerika Tiba di Timur Tengah, Skenario Operasi Darat ke Iran
-
Gaji Rp3,5 Juta Jadi Umpan: Perempuan Dijebak Sindikat Prostitusi Online di Cilegon
-
Misteri Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, TAUD Identifikasi 16 Pelaku dan Jejak Struktur Komando
-
Gus Yaqut Bantah Terima Uang 30 Ribu USD dari Maktour dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Kejahatan Perang Baru AS-Israel Terbongkar, Incar Museum dan Situs Sejarah Iran
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Sengketa Temuan Kasus Andrie Yunus: Polisi Sebut Tak Ada Sipil, KontraS Ungkap 'Operasi Sadang'
-
Korsel Bagi-bagi Duit Tak Mau Warganya Hidup Susah saat Harga BBM Naik
-
Dari Teknisi ke Tumpukan Kelapa Busuk: Perjuangan Rosikin di Pinggir Rel Kramat Pulo Demi Mimpi Anak
-
Jaksa Agung Didesak Turun Tangan Seret Penyiram Air Keras Andrie Yunus ke Peradilan Umum