Suara.com - Seorang wanita di Mali, Halima Cisse (26), melahirkan 9 bayi kembar (nonuplets) pada 5 Mei di di klinik Ain Borja di Casablanca, Maroko. Menyadur Daily Mail Kamis (29/07), Halima awalnya mengira hamil 7 bayi kembar.
"Sungguh mengejutkan ketika saya mengetahui bahwa saya memiliki 9 bayi kembar," katanya.
Hampir tiga bulan setelah melahirkan, dia masih dalam masa pemulihan di klinik dan Halima mengunjungi bayinya dua kali sehari karena tak punya tenaga. ASInya tak cukup dan anak-anaknya minum susu formula.
Bayinya minum enam liter susu formula dan menghabiskan 100 popok per hari. Mereka juga diperiksa kesehatannya setiap tiga jam. Tagihan perawatannya mencapai £ 1 juta (Rp 20 miliar) yang dibayar pemerintah Mali.
"Saya masih merasa sangat lemah," katanya. "Kehamilan saya sangat sulit, dan saya perlu banyak istirahat."
Halima hampir meninggal karena kehilangan darah selama persalinan dan dokter memperkirakan beban di perutnya mencapai 30 kg, terdiri dari bayi dan air ketuban.
Ia melahirkan melalui operasi caesar, ditemani oleh saudara perempuannya Aisha sementara suaminya Arby tinggal di rumah mereka di Timbuktu, Mali karena pembatasan perjalanan.
Arby (35) baru tiba di Maroko pada 9 Juli dan setelah menghabiskan 10 hari karantina, melihat 9 anaknya untuk pertama kali pada 19 Juli.
Pasangan ini belum bisa memastikan mana bayi yang tertua atau termuda. Untuk saat ini, mereka hanya dapat mengenalinya dari nama yang tertulis di inkubator masing-masing.
Baca Juga: Bisa Bantu yang Susah Melahirkan hingga Usir Jin, Nenek Ini Ternyata Berusia 120 tahun
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Gus Ipul Usul Perluasan Bansos untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi
-
Ketum TP PKK Tekankan Peran Strategis PKK dan Posyandu di Papua Selatan
-
KAI Refund 4.878 Tiket Imbas Kecelakaan di Bekasi, Jamin Ganti Rugi 100 Persen
-
Forum PWNU Desak PBNU Gelar Muktamar Paling Lambat Agustus 2026, Ini Alasannya
-
Pusdokkes Polri Ungkap Kondisi Korban Kecelakaan Kereta Bekasi, Alami Multipel Trauma Parah
-
Buku Kriminalisasi Kebijakan Ungkap Bahaya Pasal Karet UU Tipikor: Bisa Picu Krisis Kepemimpinan
-
Penanganan Sampah jadi Prioritas Nasional, Prabowo Optimis Banyumas Capai Target Zero Waste to Money
-
Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai Ekonomi
-
Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, KPAI: Generasi Emas Terancam Gagal Ginjal Dini
-
Erry Riyana: Kerugian Negara Bukan Pintu Masuk Korupsi, Harus Uji Niat Jahat