Suara.com - Direktur Manajemen Produk Google, Dominic Preuss dapat tagihan fantastis dari Tesla setelah seseorang tak sengaja memencet tombol autopilot ketika mengendarai mobilnya.
Menyadur Carscoop Kamis (05/08) Preuss mengeluh di karena dibebankan biaya USD 14,186,25 atau sekitar Rp 200 juta dari perusahaan mobil canggih tersebut.
“jika Anda klik panel pergeseran dua kali dan sengaja melibatkan auto-pilot di Model 3, Tesla otomatis menagih USD 14.100 jika Anda sebelumnya tidak membeli auto-pilot.”
Tweet selanjutnya mengungkapkan Preuss dikenakan biaya untuk autopilot dan “Full Self-Driving Capability”.
Itu adalah bantuan kemudi canggih yang meningkatkan kontrol jelajah dengan menambahkan kontrol jarak ke mobil di depan. Meski begitu, dua hal tersebut berbeda dengan sistem penggerak otonom yang terkenal dalam mobil Tesla.
Preuss melaporkan tidak ada permintaan kata sandi atau konfirmasi dengan kartu kredit juga tidak ada pemeriksaan sama sekali.
Untungnya, Preuss menulis bahwa ia dapat membatalkan pembelian dari dalam sistem infotainmentnya dengan masuk ke menu 'kelola peningkatan'.
Dia juga menerima konfirmasi email tentang pembelian dan mengatakan kartu kreditnya sudah dikembalikan setelah membatalkan pembelian.
Peristiwa mendebarkan itu terjadi saat mertuanya mengemudikan mobil dan dia berasumsi kemungkinan ada sesuatu yang lebih dari sekadar klik dua kali yang menyebabkan tagihan.
Baca Juga: Segini Biaya Perawatan Mobil Listrik Tesla Model 3
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Jadi Solusi Cegah Tragedi Siswa di Ngada NTT Terulang
-
Kemensos Bidik 400 Ribu Lansia dan Disabilitas Akan Dapat MBG
-
Santai Jelang Diperiksa Polisi, Haris Azhar: Klarifikasi Pandji Masih Tahap Ngobrol
-
Panik Gempa Dini Hari, Belasan Warga Bantul Luka-luka Akibat Terbentur saat Selamatkan Diri
-
Jaksa Sebut Temukan Bukti Tekanan Proyek Chromebook, Kesaksian PPK Berpotensi Beratkan Nadiem
-
Duduk Perkara Ketegangan Dishub DKI dan Sekelompok Pria di Tanah Abang Terkait Parkir Trotoar
-
Usut Manipulasi Pajak, Kejagung Tunggu Hasil Audit Penghitungan Kerugian Negara dari BPKP
-
Kemenkes Bangun 66 RS Tipe C di Daerah Terpencil, Apa Saja Fasilitas Canggihnya?
-
KPK Ungkap Ada Jatah Bulanan Rp7 Miliar ke Bea Cukai Agar Tak Cek Barang Bawaan PT Blueray
-
Terkuak! Alasan Kejagung Pertahankan Cekal Saksi Kasus Korupsi Pajak Walau KUHP Baru Berbeda