Suara.com - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI benar-benar memperhatikan pelaksanaan protokol kesehatan terhadap 68 calon anggota paskibraka (Capaska) dari 34 provinsi, selama mengikuti proses Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Nasional 2021, di Lapangan Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga atau PP PON Cibubur, Jakarta Timur.
Sejak para Capaska masuk pemusatan latihan, proses pelaksanaa protokol sudah dilaksanakan dengan ketat, yang diawasi langsung oleh pembina Paskibraka 2021. Setiap dua hari sekali, para Capaska dilakukan swab tes untuk menjaga kondisi dan kesehatan mereka dari virus Covid-19.
Dengan menjalankan protokol kesehatan ketat, sejak Jumat (30/7/2021) hingga sekarang, semua capaska menjalankan proses latihan dengan disiplin. Latihan dimulai pada pukul 08.30 WIB sampai dengan pukul 11.30 WIB, kemudian pukul 11.30 WIB sampai 13.00 WIB, peserta dapat beristirahat. Setelah beristirahat, latihan dilanjutkan pukul 13.00 sampai dengan selesai pada pukul 17.00 WIB.
Sebelum melakukan sesi latihan bersama dengan pelatih, terlebih dahulu dilakukan tes Covid-19 berbasis antigen di Halaman Gedung Wisma Soegondo PPPON pada pukul 07.00 WIB dan dilakukan secara bergiliran demi menghindari kerumunan. Hal tersebut dilakukan secara rutin dua hari sekali untuk terus memantau kesehatan para peserta Pendidikan dan Pelatihan Paskibraka Nasional 2021.
Pembina Paskibraka Nasional 2021, Irwan Indra mengatakan, tahun ini, peserta paskibraka lengkap 68 orang, sehingga penerapan protokol kesehatan semakin diperketat dibanding tahun 2020 lalu, dimana jumlah peserta paskibraka hanya 8 orang.
"Mereka istrahat tidur, juga kamarnya masing-masing sendiri-sendiri, satu kamar satu orang. Kemudian juga kita selalu ingatkan untuk tetap menjaga jarak, kemudian juga masker double. Tidak cuma satu tapi dua lapis, kemudian sering cuci tangan," ujar Irwan Indra.
Meskipun saat menjalani latihan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat, namun tidak menyurutkan semangat peserta diklat paskibraka untuk berlatih dengan sungguh-sungguh. Meski hal ini menjadi tantangan baru bagi peserta, namun harus tetap menjaga kesehatan apalagi di masa pandemi Covid-19 saat ini.
Selain menjalankan protokol kesehatan yang ketat selama proses pemusatan dan pelatihan, para peserta juga sudah menjalankan beberapa program latihan. Bahkan Senin pagi (2/8/2021), Kepala Staf Komando Garnisun Tetap I/Jakarta Novi Helmy Prasetya meninjau pelaksanaan latihan Pakibraka Nasional 2021 di Lapangan PPPON, Cibubur, Jakarta Timur, pada pukul 11.00 WIB.
Dalam pernyataan yang disampaikan langsung oleh KASKOGARTAP, para peserta sudah sangat baik perkembangannya dalam latihan.
Baca Juga: Calon Paskibraka Gagal ke Istana Gegara Positif Covid-19, Ini Penjelasan Kemenpora
“Hampir setiap hari saya turun langsung melihat adik-adik calon Pakibraka Nasional 2021 ini berlatih. Ini sudah hari ke-5 mereka berlatih. Setidaknya capaian mereka sudah mencapai 50 persen”, tutur Helmy.
Terkait protokol kesehatan, Helmy yakin para peserta dalam kondisi yang sangat sehat.
“Area latihan ini sangat steril. Siapapun yang masuk ke area sini, wajib menunjukkan hasil negative baik itu swab antigen maupun PCR. Para peserta pun seluruhnya menjalani test antigen secara rutin dan berkala. Oleh karena itu saya sangat yakin, bahwasanya kecil kemungkinan mereka akan tertular virus Covid-19”, tambahnya.
Selasa (3/8/2021) pagi, Calon Paskibraka Nasional 2021 mulai menjalani latihan bersama dengan Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) di Lapangan PPPON, Cibubur, Jakarta Timur. Asisten Operasi KOGARTAP I/Jakarta, Kol.Arm. Adekson menyampaikan, latihan bersama ini membawa pengaruh yang sangat baik bagi para calon Paskibraka Nasional 2021
“Ini adalah hari pertama adik-adik calon Paskibraka Nasional 2021 berlatih bersama dengan Paspamres. Sudah terlihat mereka dapat mengikuti dan memang Paspampres bisa memberikan pengaruh yang sangat baik. Lebih terbentuk formasi dan gerakannya. Dan juga semangatnya lebih terpacu dengan hadirnya para kakak-kakak dari Paspampres," ucapnya.
Berita Terkait
-
Survei BPS: Warga Sumbar Berpendidikan Rendah Abai Protokol Kesehatan
-
Kemenpora Kecam Aksi Body Shaming yang Menyasar Nurul Akmal
-
CdM Kontingen Indonesia Rosan Roeslani Sampaikan Apresiasi kepada Menpora
-
Menpora Tegaskan DBON untuk Perluas Cabor Peraih Prestasi di Olimpiade
-
Bonus Greysia / Apriyani Belum Tentu Rp5 Miliar, Masih Dibahas Kemenpora
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Udara Palembang Tidak Sehat Hari Ini, PM2,5 114 Diduga Dipengaruhi Karhutla
-
Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
-
Perdana di Langit Jakarta, Rafale Terbang Rendah di Istana Jelang HUT RI ke-81
-
Insiden Hafalan Al-Quran Berhadiah Miras, Aksi Boikot Produk OT Group Menggema, Apa Saja Produknya?
-
Gen Z dan Era AI: Merdeka Berkreasi atau Makin Bergantung pada Teknologi?
-
Review Jujur 3 Serum Vitamin C Terbaik, Dari Harga Pelajar hingga Pilihan Tasya Farasya!
-
Modus 'Selipkan di Celana', Dua Pencuri Raket Padel di Padel Avenue Diburu Polisi
-
Polda Aceh Pecat Polisi Edarkan 142 Vape Getar di Bireuen
-
5 Shade Wardah Colorfit Last All Day Lip Paint untuk Kulit Sawo Matang, Tahan Lama dan Bibir Segar
-
Spill Jam Tangan-Tas Branded Anggota DPRD Riau dan Istri, Nilainya Ratusan Juta