Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyambangi Terminal Grogol, Jakarta Barat untuk membagi-bagikan sembako kepada warga, Selasa (10/8/2021). Namun saat tiba di lokasi, orang nomor satu di Indonesia itu tidak turun dari mobil yang ditumpanginya.
Pantauan Suara.com di lokasi Jokowi tiba sekitar pukul 16.12 WIB. Namun saat tiba, Jokowi tidak turun dari mobil yang ditumpanginya. Masyarakat pun hanya bisa melihat dari jauh sambil meneriaki memanggil-manggil namanya.
Dari dalam mobil Jokowi melambaikan tangan kepada para warga yang berkumpul. Beberapa warga terlihat berusaha mendekati mobilnya, namun langsung dicegah tim Paspampres yang bertugas.
Berselang sekitar 5 menit kemudian Jokowi langsung meninggalkan lokasi. Dia pun tampak kembali melambaikan tangannya.
Pembagian sembako dilakukan langsung aparat yang bertugas. Saat itu, situasi sempat kondusif. Warga mengantre dengan menerapkan jaga jarak.
Tapi berselang setelah Jokowi pergi, keadaan mulai tidak terkendali. Terlihat mereka terlibat saling dorong, sampai ada beberapa warga yang terlihat terjepit diantara kerumunan massa. Alhasil protokol kesehatan jaga jarak pun terbaikan.
Petugas yang terdiri dari TNI, Polri, dan Paspampres berusaha untuk menertibkan warga. Mereka sesekali berteriak untuk menenangkan. Namun tidak berhasil.
Karena situasi tidak kondusif, tim yang bertugas menghentikan pembagian sembako. Warga pun terlihat kecewa.
Namun situasi tetap tidak terkendali, hingga akhirnya mobil yang mengangkut sembako meninggalkan lokasi. Melihat hal itu warga yang belum kebagian, berusaha untuk mengejar.
Baca Juga: Berebut hingga Saling Dorong, Warga Bahkan Kejar Mobil Sembako Jokowi ke Jalan Raya
Akibatnya, kerumunan tumpah sampai ke Jalan Kyai Tapa yang berada persis berada didepan Terminal Grogol. Terlihat warga berkurmun mengejar kendaraan tersebut. Bersamaan dengan itu arus lalu lintas yang padat sempat tersendat.
Berita Terkait
-
Berebut hingga Saling Dorong, Warga Bahkan Kejar Mobil Sembako Jokowi ke Jalan Raya
-
Presiden Jokowi Selalu Andalkan Menko Luhut, Pengamat Bongkar Alasannya
-
Jokowi Disebut Mulai Membangkang dari PDIP, Pengamat: Condong ke Ganjar daripada Puan
-
Membeludak Parah! Warga Desak-desakan saat Jokowi Bagikan Sembako di Terminal Grogol
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Namanya Terseret Pusaran Kasus Korupsi MBG, Kapolres Metro Bekasi Akhirnya Buka Suara
-
BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Demo di Bundaran HI Hari Ini, Kondisi Ekonomi Jadi Sorotan
-
Kasus Suap Bea Cukai Blueray, Kenapa Seret Nama Raffi Ahmad?
-
Jakarta Menuju 5 Abad: Kota Global Bukan Cuma Soal Megahnya Pencakar Langit
-
Impunitas Menguat! Vonis Ringan TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Adalah 'Mock Trial' yang Zalim
-
Herman Khaeron Apresiasi KWP Berbagi, Dorong Peningkatan Kegiatan Sosial di DPR RI
-
Kejagung Buka Peluang Tambah Tersangka Korupsi MBG, Nama-Nama Baru Masih Didalami
-
Sempat Dikeluhkan karena Galian Berbahaya, Proyek PAM Jaya di Condet Kini Mulai Alirkan Air Bersih
-
Menanti Nyanyian Sony Sonjaya, Siapa Saja Petinggi di Balik Skandal Korupsi MBG?
-
Tabrak Lari Tewaskan Tokoh Pramuka Tangerang, Polisi Kantongi Identitas Kendaraan