Hal ini diketahui setelah melakukan pemeriksaan ke situs link yang ditautkan, yaitu Courthouse News Service. Dalam situs itu, tidak ada informasi yang valid mengenai adanya temuan bahwa bahan pembuatan burger ayam KFC mengandung babi.
Informasi yang dimuat oleh Courthouse News Service pada link dalam pesan berantai tersebut merupakan kasus pelanggaran perjanjian franchise KFC. Kasus ini terjadi di Amerika Serikat.
Sejumlah pembeli franchise KFC yang berstatus Muslim dalam artikel tersebut melanggar larangan dari pihak KFC. Larangan ini adalah menyematkan label halal dalam produk yang mereka jual tanpa persetujuan KFC.
Selain itu, seluruh produk KFC yang dijual di Indonesia (termasuk burger ayam) beserta komponen bahan yang digunakan telah memperoleh sertifikasi halal dari LPPOM MUI dan masih berlaku hingga saat ini.
Melalui website halalmui.org saat melalukan pencarian sertifikasi halal pada keyword KFC, ditemukan bahwa seluruh komponen dan bahan baku makanan di KFC adalah halal. Tentu bukti ini tidak sesuai klaim dalam pesan berantai yang beredar.
KESIMPULAN
Dari penjelasan di atas, maka narasi burger ayam yang diproduksi KFC mengandung babi adalah hoaks.
Narasi itu masuk dalam kategori konten yang menyesatkan atau misleading content.
Baca Juga: Viral Begal Beraksi di Jalan Siliwangi Bandung, Ujungnya Malah Babak Belur
Berita Terkait
-
Viral Begal Beraksi di Jalan Siliwangi Bandung, Ujungnya Malah Babak Belur
-
Gibran Edit Foto Keluarga dengan Wajahnya Semua, Warganet Auto Ngakak!
-
Ini Dia Sosok Admin Ditjen Pajak Rajin Komen Review Saldo, Publik: Bener Dugaan Gue
-
Viral Remaja Perempuan Paksa Hewan Quokka Hisap Vape, Kini Diburu Warganet
-
Viral Cucu Prank Nenek Pura-pura Kesurupan Pohon, Reaksi Sang Oma Bikin Ngakak
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Indonesia Protes Keras Gugurnya Pasukan UNIFIL, Tuntut Investigasi Menyeluruh Atas Serangan Israel
-
Fakta Baru Kasus Andrie Yunus Terungkap di DPR, Berkas Sudah Dilimpahkan ke Puspom TNI
-
Istri Eks Komut Indofarma Mengadu ke DPR, Sebut Vonis 13 Tahun Penjara Tanpa Bukti Aliran Dana
-
MenpanRB: Isu Utama WFH ASN Adalah Digitalisasi, Bukan Sekadar Efisiensi
-
Detik-detik Gugurnya Praka Farizal di Lebanon, Terkena Serangan Mortir saat Salat Isya
-
Prabowo Berduka Atas Gugurnya Tiga Prajurit TNI di Lebanon
-
Kawal Program Prioritas Nasional, Wamendagri: IPDN Konsisten Hasilkan Kader Pemerintahan Kompeten
-
Ratusan Elemen Sipil Teken Petisi, Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diadili di Militer!
-
Minim Lahan dan Polusi Meningkat, Bisakah Atap Hijau Jadi Solusi Berbasis Alam?
-
Danbrigif Siwah Ungkap Alur Pemulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Tanah Air