Kelompok Penasehat Teknis Soal Imunisasi Australia (ATAGI) sedang mempertimbangkan apakah akan memperluas program vaksinasi untuk anak-anak di atas usia 12 tahun, dan pengumuman mengenai hal tersebut diperkirakan akan dikeluarkan dalam Rapat Kabinet Nasional hari Jumat.
Rencana Program Vaksinasi COVID Australia yang dikeluarkan bulan lalu menyebutkan bahwa anak-anak bisa menjalani program vaksinasi di sekolah masing-masing mulai awal Desember.
Letnan Jenderal Frewen mengatakan akan ada pasokan yang cukup beberapa bulan mendatang untuk memvaksinasi warga berusia 12 tahun ke atas bila memang itu keputusan ATAGI.
"Vaksinasi di sekolah bisa menjadi bagian penting dari program vaksinasi secara nasional," katanya.
"Kami sedang membuat rencana mengenai program vaksinasi anak-anak untuk membantu menjangkau anak-anak di kelompok usia tersebut, entah mereka masih di sekolah atau dalam pengasuhan di luar."
Vaksinasi di sekolah bukanlah konsep baru di Australia.
Program Imunisasi Nasional yang memvaksinasi anak-anak untuk pencegahan berbagai penyakit sudah berjalan selama bertahun-tahun.
Sekarang tergantung pada negara bagian masing-masing di Australia apakah mereka menghendaki vaksinasi terhadap anak-anak di sekolah.
Artikel ini diproduksi oleh Sastra Wijaya dari ABC News.
Baca Juga: Payudara Remaja di Pariaman Membengkak usai Divaksinasi Covid-19
Berita Terkait
-
Payudara Remaja di Pariaman Membengkak usai Divaksinasi Covid-19
-
Kerap Muncul Kerumunan, Ini Syarat Wajib Gelar Vaksinasi Massal di Palembang
-
Akhirnya! Vaksinasi Untuk Warga Non KTP Balikpapan Digelar, Catat Syaratnya Yah
-
Ribuan Mahasiswa di Daerah Ini Belum Divaksin Covid-19
-
Vaksinasi Covid-19 Bagi Pemain Sepak Bola Jelang Liga 1
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya