Suara.com - Presiden Tanzania Samia Suluhu Hassan, Rabu (25/8), mengatakan lima orang tewas, termasuk tiga polisi, setelah baku tembak dengan seorang laki-laki bersenjata di dekat Kedutaan Besar Perancis di Dar es Salaam.
Melansir laman VOA Indonesia, Kamis (26/8/2021), belum jelas apakah baku tembak di kawasan diplomatik yang dijaga ketat itu merupakan serangan teror.
Kepala Operasi Kepolisian Tanzania Liberatus Sabas mengatakan pelaku menyerang dua polisi, mengambil senjata mereka dan “mulai menembak secara sporadis ke arah Kedutaan Besar Perancis.” Ditambahkannya, “ia kemudian berlindung di sebuah bangunan di sebelah Kedutaan Perancis di mana ia terus melanjutkan aksi penembakan.”
Inspektur Jendral Polisi Simon Sirro mengatakan kepada wartawan bahwa laki-laki bersenjata itu adalah warga asing dan polisi yakin ia berasal dari Somalia.
Sirro juga mengingatkan serangan itu bisa jadi terkait dengan pemberontakan jihadis di negara tetangga Mozambik, di mana semakin banyak negara-negara Afrika yang bergabung untuk mengejar para gerilyawan tersebut.
Konfrontasi itu terjadi tak lama setelah Presiden Samia Suluhu Hassan menyampaikan pidato di hadapan para pejabat keamanan di bagian lain kota yang merupakan pusat perdagangan Tanzania.
Presiden kemudian mengatakan tiga polisi, seorang polisi tambahan dan laki-laki bersenjata itu tewas, dan ia memerintahkan dilakukannya penyelidikan.
Kedutaan Besar Amerika mengeluarkan peringatan keamanan dan mengingatkan warga negaranya untuk menghindari kawasan itu. Baku tembak itu tidak jauh dari lokasi pemboman Kedutaan Besar Amerika pada 1998. (Sumber: VOA Indonesia)
Baca Juga: Sebut Pemain Bola Wanita Punya Dada Rata, Presiden Tanzania Dikecam
Berita Terkait
-
Sebut Pemain Bola Wanita Punya Dada Rata, Presiden Tanzania Dikecam
-
Presiden Tanzania Dikritik karena Sebut Pemain Bola Wanita Berdada Rata
-
Sebut Pesepak Bola Perempuan Berdada Rata dan Tidak Menarik, Presiden Tanzania Dihujat
-
Bandara Kabul Rusuh, Evakuasi Diwarnai Baku Tembak dengan Pihak Tak Dikenal
-
Baku Tembak di Ilaga, TPNPB Klaim Tembak Mati Satu Anggota TNI Hari Ini
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Kata Nelayan Ciliwung Soal Ikan Sapu-sapu: Jadi Hama Sekaligus Bahan Baku Cilok
-
Mendadak! Warga China Berbondong Mempelajari Sejarah Iran, Lho Ada apa?
-
Manuver Diam-diam Jepang demi Selat Hormuz, Hubungi Iran Minta Hal Ini
-
Jangan Diam! Siulan dan Chat Mesum Bisa Dipidana, Begini Cara Lapor Kekerasan Seksual Verbal
-
Yasonna Laoly Minta Warga Berani Lapor Pelecehan Seksual, Termasuk yang Verbal
-
Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka
-
Iran Ancam Tutup Jalur Ekspor Impor Laut Merah, Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi
-
Wajah Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Masih Misteri, TNI: Lihat Saja Nanti di Sidang!
-
Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade
-
Kapuspen TNI: Sidang Kasus Andrie Yunus Akan Terbuka, Kita Sampaikan Secara Profesional