Suara.com - Chandra, warga Tangerang, Banten, sudah lega usai petugas Tempat Pemakaman Umum (TPU) Rorotan, Jakarta Utara membenahi makam sang istri pada Rabu (1/9/2021) siang.
Ia sebelumnya langsung tancap gas dari kantor di daerah Citereup, Bogor ke TPU Rorotan setelah membaca berita soal amblesnya sejumlah makam.
Terkait hal ini, Chandra berharap agar ke depan proses komunikasi antara pihak TPU dan pihak keluarga atau ahli waris lebih baik lagi. Sehingga, jika ada sesuatu hal, pihak keluarga langsung mengetahui dan tidak mencari informasi sendiri.
"Mungkin yang belum di perhatikan tuh, informasi dari TPU ke pihak keluarga atau ahli waris. Jadi harus datang dan cari sendiri. Kan kalau di kabari enak koordinasinya," ungkap dia saat dijumpai di lokasi.
Terlepas dari insiden amblesnya makam, Chandra tetap mengapresiasi kinerja TPU Rorotan. Sebab, dia merasakan sendiri soal pelayanan yang diberikan ketika almarhum istrinya dimakamkan di sini.
"Ya kalau di sini ya maksudnya pelayanan kalau saya bilang sangat bagus. Dari awal meninggal sampai prosesi pemakaman cepat. Pokoknya tidak sampai 30 menit selesai," kata dia.
Langsung Tancap Gas
Tanpa pikir panjang, Chandra langsung bergegas ke TPU Rorotan untuk mengecek makam almarhum istrinya. Ternyata benar, sebagian tanah di makam istrinya turun meski tidak terlalu parah.
"Saya baca berita katanya ada beberapa makam yang ambles, makanya saya datang ke sini. Eh ternyata benar, tapi alhamdulillah tidak terlalu parah," ungkap Chandra.
Baca Juga: Sejumlah Makam di TPU Rorotan Ambles, Petugas: Karena Curah Hujan
Tiba di TPU Rorotan, Chandra langsung menuju Posko Pelayanan TPU Rorotan dan berkoordinasi dengan petugas. Setelahnya, langsung ada petugas yang merapikan makam sang istri.
Chandra pun memantau langsung proses pengerjaan untuk merapikan makam sang istri. Tampak ada sebuah trolly kecil berwarna merah sebagai tempat tanah -- yang kemudian digunakan untuk menambal makam istri Chandra.
Berita Terkait
-
Baca Berita Makam di TPU Rorotan Ambles, Bapak Ini Tancap Gas dari Bogor Cek Makam Istri
-
Makam Ambles di TPU Rorotan Sudah Dirapikan, Kasatpel: Tiap Hari Kami Kontrol
-
Sejumlah Makam di TPU Rorotan Ambles, Petugas: Karena Curah Hujan
-
10 Petak Makam Ambles di TPU Rorotan, Kadistamhut DKI Ungkap Penyebabnya
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
-
Unik, Aksi Massa di Mapolda DIY Bergerak Organik Tanpa Orasi dan Tuntutan Tertulis
-
Aksi di Mapolda DIY: Massa Kecam Kekerasan Aparat yang Tewaskan Bocah di Maluku
-
Terkuak! Bukan Polisi, Pelaku Penganiaya Pegawai SPBU di Cipinang Ternyata Wiraswasta
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari