Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan momen haru pertemuan antara ayah dan anak di sebuah lapangan sepak bola viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh akun Tiktok @bonggan_bisa, Jumat (3/9/2021) tampak seorang pria yang baru pulang dari perantauan berlari tunggang langgang menuju ke lapangan sepak bola.
Di lapangan tersebut terdapat sejumlah anak laki-laki yang sedang bermain sepak bola. Salah satunya ialah anak dari pria tersebut.
Ia meninggalkan kampung halaman dan merantau ke Taiwan sejak sang anak berusia dua tahun. Enam tahun berselang, ia pulang ke kampung halaman dan dengan penuh haru serta kerinduan menemui anaknya yang kini telah berumur 8 tahun.
Dalam video itu, awalnya sang anak tak menyadari jika pria yang tiba-tiba bergabung bermain bola adalah sang ayah.
Ketika sang ayah membuka maskernya, anak tersebut segera berlari dan memberikan pelukan erat. Merekapun tampak tak kuasa menahan air mata ketika saling berpelukan.
"Setelah 6 tahun berpisah jarak Indonesia-Taiwan, akhirnya aku bisa kembali memeluk anakku," ujar pria tersebut dalam video yang diunggah, dikutip suara.com, Sabtu (4/9/2021).
"Dari usia 2 tahun sampai sekarang usia 8 tahun, akhirnya kita bersatu lagi ya de?" lanjutnya.
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka ikut terharu melihat momen pertemuan ayah dan anak yang terpisah jarak selama 6 tahun.
Baca Juga: Sandiaga Uno Video Call dengan Adi MasterChef: Sekarang Paham Mengapa Dipanggil Lord
"Ya Allah, aku nangis loh," ujar salah seorang warganet.
"Sumpah deres nih air mata," sahut warganet lain.
"Dari cara ayahnya jalan sama lari, kelihatan banget rasa sayangnya buat keluarga besar banget," komentar salah seorang warganet.
"Sungguh pertemuan yang mengharukan, luar biasa. Semoga kalian sehat selalu," ujar warganet lain.
Video selengkapnya dapat dilihat di sini.
Berita Terkait
-
Viral 'Pocong' Gasak Tabung Gas Melon di Tanjungbalai, Aksinya Terekam CCTV
-
Putri Gus Dur Diserobot Pejabat saat Antre di Bandara Halim, Tindakan Beraninya Disorot
-
Menata Makanan di Kulkas Pakai Map Berkas, Warganet Kira Lemari Kantor
-
Wanita Curhat Pernah Punya ART dari 5 Negara, Mana yang Paling Menyebalkan?
-
Sandiaga Uno Video Call dengan Adi MasterChef: Sekarang Paham Mengapa Dipanggil Lord
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Narasi Viral Ternyata Rekayasa! Polisi: Model Ansy Jan De Vrie Bukan Korban Begal
-
Peringati Harkitnas, Menteri PANRB Dorong Transformasi Birokrasi Berbasis Data
-
'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR
-
Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla
-
Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati
-
Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!
-
Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma
-
Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat
-
Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray