Suara.com - Peringatan 20 tahun serangan 9/11 ironisnya ditandai dengan kembalinya kekuasaan Taliban di Afganistan. Banyak yang khawatir, Afganistan lagi-lagi bisa jadi sarang teroris - termasuk jihadis dari Jerman.
Sven Kurenbach masih ingat tayangan televisi bagaimana menara kembar World Trade Center runtuh, dan menit-menit keheningan di departemen kepolisian di Berlin, tempat kerjanya ketika itu.
Saat itu, para teroris menggunakan pesawat penumpang sebagai senjata untuk menyerang AS, menewaskan hampir 3.000 orang. Sven Kurenbach kala itu mengepalai unit khusus polisi di Berlin.
Sekarang dia menjabat sebagai penyelidik utama Jerman soal kegiatan terorisme jihadis. Dua puluh tahun yang lalu, terorisme jihadis masih belum menjadi perhatian otoritas keamanan Jerman, katanya.
Saat itu hanya ada belasan petugas di Kantor Polisi Kriminal Federal BKA yang menangani bidang itu.
Sejak 2019, Sven Kurenbach memimpin Departemen Terorisme/Ekstremisme Berlatarbelakang Islam yang kemudian dibentuk di BKA.
Sekarang ada sekitar 500 penyelidik kriminal, ilmuwan, penerjemah dan analis yang bekerja di sana dan memantau pergerakan "orang-orang berbahaya", yang di Jerman disebut "Gefährder", dan mencoba mencegah serangan teror baru.
Jerman waspadai lebih dari 1.000 "orang berbahaya'' Menurut data kepolisian, jumlah orang yang diklasifikasikan sebagai "orang berbahaya" di bidang terorisme Islam saat ini mencapai 554 orang, 90 orang di antaranya sedang ditahan dan 136 orang tinggal di luar Eropa - misalnya di Suriah.
Istilah "orang berbahaya" menurut definisi polisi adalah orang-orang yang dapat melakukan "kejahatan bermotif politik yang cukup signifikan".
Baca Juga: Membantah Teori Konspirasi Seputar Serangan 11 September atas New York
Selain mereka, masih ada 527 orang yang dikategorikan sebagai "orang-orang yang relevan". Ini adalah kelompok di lingkaran yang lebih luas daripada kelompok inti, yang menurut polisi dapat memberikan dukungan logistik atau dukungan lainnya untuk tindakan terorisme.
Jumlah orang berbahaya berlatar belakang Islam di Jerman telah turun sekitar seperempatnya sejak Desember 2019.
Peneliti Islam Michael Kiefer mengatakan, sejak kegagalan ISIS di Suriah, jumlah pendukung militannya berkurang. Namun dia menekankan, ancaman teror ISIS dan kelompok-kelompok militan lain "akan tetap relevan".
Dinas intelijen Jerman, yaitu Kantor Federal untuk Perlindungan Konstitusi Verfassungsschutz, yang sering disingkat VfS, juga menegaskan potensi ancaman teror dari kelompok militan Islam.
Dua puluh tahun yang lalu, ancaman ini masih digolongkan sebagai "ancaman keamanan dan upaya ekstremis oleh warga asing".
Sekarang, laporan tahunan dinas intelijen memiliki bab khusus "Islamisme/terorisme Islam", yang panjangnya hampir 70 halaman.
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Review Drama Light to the Night, Kasus Hilangnya Ayah dan Anak di Tahun 90
-
Suzuki Fronx Punya Varian Kuro, Tambah Fitur Keamanan Baru
-
Belum Dipublikasi, Dony Oskaria Ungkap Kendala Laporan Keuangan Danantara
-
Staf KPK Pakai Fitur Chat 'Auto-Delete' ke Ayah Demi Bocorkan Kasus Pemalang
-
Review Welcome to Samdal-ri: Saat Kegagalan Bukan Akhir dari Segalanya
-
7 Dokumen Penting saat Transaksi Jual Beli Mobil Bekas, Wajib Diperiksa sebelum Serahkan Uang
-
Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
-
High School Queen Konfirmasi Pemeran Utama, Premis Segar Jadi Daya Tarik?
-
Cushion OMG Berapa Gram? Ini Isi Bersih, Harga, dan Perbedaan 2 Variannya
-
4 Parfum Aroma Floral Woody untuk Wanita Karier, Elegan dan Profesional Sepanjang Hari