Suara.com - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) bertolak ke Riau dan Kepulauan Riau (Kepri), Selasa (28/9/2021), untuk melakukan penanaman pohon mangrove bersama masyarakat, dan meninjau lokasi terdampak abrasi di Pantai Wisata Raja Kecik, Bengkalis.
Bersama rombongan terbatas, Presiden Jokowi lepas landas dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, pada Selasa pagi, sebagaimana keterangan resmi Biro Pers Sekretariat Presiden yang diterima di Jakarta.
Setibanya di Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru, Presiden akan melanjutkan perjalanan dengan menggunakan helikopter Super Puma TNI AU untuk menuju Kabupaten Bengkalis.
Di Kabupaten Bengkalis, Presiden akan melakukan penanaman pohon mangrove bersama masyarakat, dan meninjau titik terdampak abrasi di Pantai Wisata Raja Kecik.
Setelah itu, Presiden akan kembali menuju Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin, Kota Pekanbaru, dengan menggunakan helikopter. Dari Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin, Presiden dan rombongan kemudian akan lepas landas menuju Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
Setibanya di Bandara Internasional Hang Nadim, Kota Batam, Kepri, Presiden akan menuju Kelurahan Setokok, Kecamatan Bulang untuk kembali menanam pohon mangrove bersama masyarakat.
Pada petang harinya, Presiden dan rombongan akan kembali ke Bandara Internasional Hang Nadim, Kota Batam, untuk kemudian lepas landas ke Jakarta.
Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Provinsi Riau antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI M. Tonny Harjono, Komandan Paspampres Mayjen TNI Tri Budi Utomo, dan Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin. (Sumber: Antara)
Baca Juga: Puji Kerja Jokowi Atasi Pandemi Covid, Fadjroel: Kebijakan Bertumpu Pada Aspirasi Rakyat
Berita Terkait
-
Puji Kerja Jokowi Atasi Pandemi Covid, Fadjroel: Kebijakan Bertumpu Pada Aspirasi Rakyat
-
Besok, Presiden Jokowi Kunjungi Bengkalis untuk Tanam Mangrove
-
Sebut Covid-19 Tak Akan Hilang, Jokowi: Kita Siap untuk Berdampingan
-
Kabar Luhut Bongkar Jokowi Hafal Al Quran 40 Juz di Usia 10 Tahun, Cek Fakta di Sini
-
Presiden Jokowi ke Batam Selasa Besok, Bakal Lepasliarkan Elang Laut
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
'Tetangga Punya SHM, Kami Kok Tidak?' Warga Pangkalan Jati Tagih Keadilan Lahan ke Komisi XI DPR
-
Benjamin Netanyahu Minta Lepaskan Aktivis Global Sumud Flotilla
-
Dari Tragedi 98 hingga Isu Papua, Mahasiswa UI Suarakan Kekecewaan Lewat Aksi #Reformati
-
Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Diduga Terima SGD 213.600 di Kasus Suap Blueray Cargo!
-
Benjamin Natanyahu: Perlakuan Menteri Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla Tak Sesuai Norma
-
Video Aktivis Global Sumud Flotilla Dirilis Menteri Israel, Disuruh Sujud Sambil Tangan Diikat
-
Kata-kata Benjamin Netanyahu Aktivis Global Sumud Flotilla Diperlakukan Tak Manusiawi
-
Jaksa Ungkap Ada Kode Amplop 1 untuk Dirjen Bea Cukai Djaka Budi dalam Kasus Blueray
-
Menlu Sugiono Pastikan Pemerintah Terus Upayakan Pemulangan 9 WNI dari Israel
-
Menteri PPPA Respons Dugaan Kadis P3A Sarankan Korban Kekerasan Seksual Nikahi Pelaku